BAB 28

1015 Kata

Anthea mengerang kesal sejak tadi. Ponselnya tidak pernah berhenti berbunyi menandakan panggilan masuk yang entah dari siapa. Sejak semalam setelah Jenderal menciumnya di depan umum, pria itu langsung menarik Anthea untuk pulang. Tidak ingin wanita itu terlalu lama memakai heels. Dan sejak semalam pula ponselnya mulai berdering hingga pagi ini. "Hentikan bunyi ponsel itu, Thea!" Athran keluar dari kamar mandi sambil mengelap rambutnya dengan handuk kecil. "Itu menggangguku!" Anthea melemparkan pandangan sinis pada suaminya. "Kau pikir karena siapa ponselku seperti ini, huh?" Wanita itu mengusap wajahnya kasar. "Kalau terus seperti ini aku tidak akan bisa ke markas..." Jenderal tidak mengacuhkan ucapan isterinya. Ia memilih seragam di walk in closet dan memakainya. Merasa diabaikan, Anth

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN