BAB 19

1273 Kata

Anthea sudah memutuskan untuk bersikap manis di depan sang Jenderal. Walau sulit namun ia berusaha mengupayakannya agar dapat membuka seluruh teka-teki yang selama ini bergelayut manja di otaknya. "Ini pesananmu." Meika menyodorkan secangkir coklat hangat ke hadapannya. "Apa kau mendengar berita bahwa Nic akan menikah?" Fokus Anthea yang sedang memperhatikan cuaca dingin akibat hujan deras diluar sana terpecahkan. Menatap sahabatnya itu dengan kaget luar biasa. "Ya, Thea. Dia memutuskan untuk menikah dengan salah seorang designer ternama." Lanjut Meika kemudian. Anthea tidak tahu bagaimana cara mendeskripsikan hatinya. Tidak ada lagi perasaan menggebu-gebu seperti dulu saat mendengar nama Nic. Rasa itu lenyap dan hanya rasa sakit karena pengkhianatan yang tersisa. Lagipula, jika Nic in

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN