Heh, pesta macam apa yang dibuat mamaku, dia mau menjodohkanku? Aku tidak suka bagaimana lingkungan para orang kaya itu berputar. Lihatlah bagaimana reaksi semua teman-temanku ketika mereka tahu siapa papa dan mamaku, mata mereka membesar, senyum bangga merekah padaku, seakan aku memenangkan ajang pencarian bakat. Aku mengabaikan telepon yang terus berbunyi dan memilih untuk menikmati perjalanan pulang ke rumah. Aku sampai di rumah sekitar jam sepuluh malam, tempat acara ulang tahun mama lumayan jauh dari rumahku. Aku melihat rumah Mas Lukman terasnya masih dinyalakan, lampunya juga masih menyala, ternyata dia sedang bekerja di teras rumahnya. Tempat bekerja yang sangat tidak nyaman, banyak nyamuk kan di luar. "Sudah pulang Jul?" Aku berjalan menyebrangi jalan untuk menghampirinya.

