Episode 17 | Sandiwara

1710 Kata

"Beres?" Yudistira melemparkan pandangan dari ponsel seraya menyandarkan punggung ke kap mobil selagi menunggu Aluna melangkah menghampiri. Mereka sama-sama tersenyum. Yudistira yang semula melipat tangan di d**a, kini mengulurkannya yang mana langsung disambut hangat oleh Aluna. "Apa ini?" Aluna menaikan alisnya saat Yudistira membukakan pintu untuknya dan membungkuk. "Untuk memaksimalkan sandiwara," sahut Yudistira seraya terkikik samar. Mereka sama-sama duduk nyaman di bangku masing-masing dan Yudistira mulai melajukan mobilnya membelah jalanan Kota Bandung. Mereka sama-sama mematung dalam keheningan. Aluna melempar pandangan ke luar pintu selagi Yudistira fokus mengemudi. Sesekali Yudistira berdehem untuk mencairkan suasana yang hanya dibahas lirikan oleh Aluna. "Kamu senggang mal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN