Anton terlihat sangat gelisah di ruangnnya. Sejak pagi ia mondar mandi keluar masuk ruangannya seperti setrikaan. Beberapa kali ia bertanya kepada anak buahnya apa ada agenda yang terlewat, tetapi semua menjawab tidak ada. Anton semakin cemas ada yang ia lewatkan, kembali dibukanya ponsel dan komputer tua di mejanya mencari apapun yang bisa menghilangkan kegelisahannya. Masih belum puas, Anton membuka beberapa dokumen atau surat apapun yang ia simpan barangkali ada yang terlewat. Nihil, semua berkas dan dokumen tidak ada yang menunjukkan tanda-tanda pembaruan. "Pak, Bapak istirahat atau jalan-jalan dulu sebentar, deh. Siapa tahu dengan jalan-jalan bisa teringat apa yang belum terselesaiakan," Saran salah satu anak buahnya yang sibuk mengotak atik kamera CCTV yang rusak. Anton beranj

