Mansion Azfary kini telah berubah menjadi lautan darah. Beberapa anak buah yang menjaga mansion Azfary telah terkapar dengan darah yang mengalir di mana-mana. Arthur tengah bersusah payah melumpuhkan musuh di hadapannya saat ini. "Dimana ayah dan Sakha?? Kenapa mereka lama sekali." Tiga orang yang kini berada di hadapannya seolah tak pernah lelah dalam bertarung. Bughhhh , tendangan itu mengenai kepala Arthur membuat sang empunya meringis merasa kepalanya berputar. "Cari wanita itu!" Ucap salah satu di antara mereka membuat Arthur dengan cepat mencegahnya. "Jangan pernah usik keluarga gue!" Bughhhh, bughhh ... Lagi, kali ini tendangan itu mengenai perutnya. Satu orang itu kini lolos menuju ke lantai dua dimana sang bunda berada. "Aaarrrggghhh sialan..!!!! Kenapa kalian usik

