Sirup Jagung

1382 Kata

Jaka menjadi terkejut melihat Dena yang terjatuh. Ia lalu memerintahkan kepada Aryo untuk memasukan Dena ke dalam mobilnya, yang sudah siap untuk berangkat dan disetujui oleh Aryo. Ketika Dena sudah dimasukan ke dalam mobilnya, Jaka merasa curiga melihat darah yang tercecer di tanah. Sebagai seorang dokter tentu saja Jaka tidak merasa takut dan jijik dengan hal yang seperti itu. Diambilnya sisa ceceran darah tersebut menggunakan jarinya dan ia pun mendekatkan ke hidungnya, senyum lebar terbit di bibir Jaka. “Dasar ular, tidak tahu dia, yang mau di kadalin seorang dokter. Lihat, saja siapa mengerjai siapa.” gumam Jaka dalam hatinya. Jaka pun masuk ke dalam mobilnya dan mendekati Dena yang terus meringis kesakitan, sementara Aryo terlihat pucat dan gugup. Keringat dingin mengucur di wajah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN