Jaka hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal, Riana yang melihatnya pun berkata dengan jahil, “Kenapa digaruk?, ada kutunya, ya?. Makanya, kalau mandi itu pakai shampoo. Kutu dipelihara, yang dipelihara itu hewan ternak.” Jaka melotot ke ara Riana, “Wah, bisa juga Mami melawak, di kepala Papi ini tidak ada kutu, yang ada itu kadal dan biawak, puas kamu!, mengatai suami sendiri.” sahut Jaka emosi. Riana tertawa kecil melihat kemarahan Jaka, “Kalau marah, Papi memang ngeri sekali, pantasan saja di kafe mendapat julukan Singa yang sedang terluka.” Keduanya kemudian bersiap untuk pergi ke rumah oang tua Jaka, sebelum para sepupu pengganggunya datang. Di dalam kamar mereka, Jaka memperingatkan kepada Riana, “Kamu jangan memakai pakaian yang pas badan, apalagi terbuka. Ada salah seora

