Waktu sudah memasuki bulan Ramadhan. Sudah dua kali akhir pekan Harsya tidak bisa pergi ke Bandung. Atasannya memberikan tambahan wewenang dan tugas tambahan menghadiri berbagai undangan berbuka puasa bersama yang tidak bisa dihindarinya, sebab berkaitan dengan menjaga relasi klien-klien besar perusahaannya. Hari Jum’at, giliran atasan Harsya yang membuat acara buka puasa bersama di rumahnya. Dia jelas harus menghadirinya. Keadaan menjadi sedikit tak mudah karena atasan Harsya mewajibkan pegawai selevelnya datang bersama isteri atau suaminya. Harsya langsung mengeluh dalam hati dan bingung bagaimana membujuk Armina. Gadis itu pernah beberapa kali menolak menemaninya menghadiri undangan pernikahan. Sangat besar kemungkinan dia akan melakukan hal yang sama terhadap acara ini. Benar saja.

