Alda mendongak, menatap orang di hadapannya dari ujung kaki sampai ke atas. Seketika ketakutan Alda berubah menjadi senyum setelah tahu siapa yang berdiri di hadapannya itu. Meski sejujurnya Alda merasa bingung, dari mana suaminya tahu jika dirinya dalam bahaya. "Mas Faris." Alda berusaha untuk bangun, tetapi kesulitan karena lututnya terluka. "Kamu nggak apa-apa." Faris membantu istrinya untuk bangun. "Enggak apa-apa kok, Mas. Oya kok, Mas bisa tahu kalau .... " "Ceritanya panjang, sekarang kita cepat pergi dari sini." Faris memotong ucapan istrinya, lalu mengangkat tubuh Alda agar mempercepat masuk ke mobil. Setelah masuk ke dalam mobil, Faris segera meninggalkan tempat tersebut. Berharap semoga anak buah Alex tidak mengikutinya. Hati Alda masih bertanya-tanya, dari mana suaminy

