27

1182 Kata

Anna duduk dihadapan Bu Ir, selaku kepala sekolah, ditemani April di sisi kiri, dan Andi di sisi kanannya. Semua terdiam dan bungkam, kalau Bu Ir bertindak, tidak ada yang bisa bertindak. Hawa dingin membuat suasana lebih mencekam, bulu kuduk Anna tiba-tiba berdiri pas dia menatap mata tajam Bu Ir. Guru gembil kiler yang terkenal dengan kedisiplinan dan kejujurannya. ''Jadi, di sini, siapa yang bersalah?'' tanya Bu Ir dengan suara dinginnya. Semua diam, tak berani angkat suara. Tiba-tiba Bu Ir mengebrak meja dan bangkit, ditangan kanannya memegang penggaris kayu sepanjang 1 meter. Sekali pukul langsung masuk rs, apalagi dipukul sama Bu Ir, kekuatan dan kekerasannya bertambah tiga kali lipat. ''JAWAB SAYA!'' Bentakan pun tak membuat ketikanya menjawab, mereka malah semakin menunduk.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN