"Kamu kenapa, toh, Kevin?" tanya Mbok Irah saat mendapati Kevin yang masih mematung di tempatnya. Anak itu sama sekali tak merespon ucapannya. Ia justru terdiam dengan wajah yang sulit ditebak. Mbok Irah menjadi bingung seketika. Apakah ia salah berucap? Tetapi ia, kan, hanya mengatakan apa yang ada di dalam pikirannya. Lagi pula, menurutnya hal itu tidaklah salah. Orang tua Jumi yang terkesan "mata duitan" itu bisa Kevin lumpuhkan dengan kekayaannya. Ia yakin jika Kevin mampu menggeser posisi Jordi sebagai menantu idaman. "Vin, Mbok ngasih saran loh, tadi! Tanggepin, kek!" tegur Mbok Irah sembari merebut bungkus spaghetti dari tangan Kevin. Wanita paruh baya itu bergegas untuk memasukkan spaghetti ke dalam air yang telah mendidih. Karena terlalu banyak drama yang mereka lakukan tadi, ham

