33. Sebuah Keputusan

2091 Kata

"Kenapa enggak mau, Jum?" tanya Mbok Irah secara tiba-tiba sehingga mengejutkan Jumi yang kini menatapnya dengan cengo. Ia kira Mbok Irah sudah pulang karena sejak ia bangun, ia tak melihat wanita tua itu. Ia pun tidak berniat bertanya karena memang sudah waktunya Mbok Irah untuk pulang. Jam kerjanya sudah habis sejak setengah empat sore. Mbok Irah yang tadi berada di luar pun memilih masuk dan mendengarkan percakapan antara Jumi dan Kevin. Bukan bermaksud tidak sopan, hanya saja Mbok Irah berusaha mengantisipasi hal buruk yang akan terjadi. Ia takut jika Jumi dan Kevin akan saling keras kepala. Ia tidak ingin hal itu terjadi karena permasalahan bisa bertambah panjang. "Mbok?" gumam Jumi. Arah pandangannya mengikuti Mbok Irah yang saat ini ikut duduk bersama mereka. Wanita paruh baya it

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN