37. Kembalinya Jumi

2074 Kata

Grep! "Jumi!" gumam Kevin tak percaya sembari memeluk Jumi yang kini meneteskan air matanya. Tangannya dengan gemetar membalas pelukan Kevin. Matanya terpejam, berusaha menahan air mata sekaligus menikmati hangatnya pelukan Kevin yang selama ini ia rindukan. "Jumi, kamu ke mana aja, Sayang?" tanya Kevin terharu. Ia menci*mi wajah Jumi dengan dalam, kecuali bibir. Kevin tidak mau melakukan itu. Menurut Kevin, menci*m bibir Jumi hanya boleh dilakukan nanti. Jumi masih terlalu kecil. Lagi pula dengan menci*m pipi dan dahi Jumi aja ia merasa sangat puas. Tak masalah ia dibilang kurang gentle atau bahkan tidak gentle sama sekali. Orang-orang memiliki cara yang berbeda untuk mengungkapkan cinta, termasuk Kevin. Jumi tak menjawab. Bukannya enggan untuk menjawab, hanya saja Jumi masih ingin mel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN