36. Hukuman untuk Jumi

2669 Kata

"Kih, mangan!" ketus Lastri sembari menyodorkan kasar sepiring nasi beserta tempe goreng dan sambal. Matanya menatap sinis pada Jumi yang tak beranjak satu centi pun dari tempatnya. Gadis itu tetap melamun sembari tangannya memeluk lutut. Dinginnya ubin yang menusuk tulang pun tak dia rasakan. Rasanya ia benar-benar mati. (Nih, makan!) "Kamu iku bli tahu diuntung! Wis dilamar karo keluarga juragan desa, mbok, ya bersyukur! Aja malah nyewot kayak wong edan! Gara-gara kamu Ibu sama bapakmu ini kena masalah!" sungut Lastri. Ia menatap nyalang pada Jumi yang masih tidak bergeming. Gadis itu masih sibuk dengan pikirannya sendiri. Ia bahkan tak mendengar apa yang ibunya ucapkan membuat Lastri semakin jengkel. (Kamu itu enggak tahu diuntung! Udah dilamar sama keluarga juragan desa harusnya itu b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN