46. Mulai Terendus

2081 Kata

"Mas Kevin, kalau Jumi udah lulus sekolah, Jumi ngapain, ya?" tanya Jumi sembari menatap Kevin yang tengah berkutat dengan laporan di laptopnya. Mendengar hal itu, Kevin pun lekas menengok dan menatap Jumi yang kini menatapnya polos. Bukannya menjawab, Kevin justru mencium pipi Jumi dengan lembut. Kemudian, Kevin mencubit pipi gembil itu sedikit keras. Jumi memekik di tempatnya. Tangannya dengan kesal memukul Kevin yang kini tertawa terbahak-bahak. "Mas, ih! Sakit tahu!" protes Jumi. Tangannya mengusap-usap pipinya yang terasa sakit dan sedikit ngilu. Ya ampun, Kevin benar-benar membuatnya kesakitan. Bagaimana jika pipinya robek nanti?! Ish, semenjak kembali dari kota, Kevin semakin menyebalkan. Karena hal itu, Jumi pun merajuk. Dia langsung memunggungi Kevin sembari membawa ponsel dan bu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN