49. Kejujuran 2

2273 Kata

Plak! "Kurang ajar kamu, Jum! Berani-beraninya bohong sama orang tuamu!" geram Lastri setelah ia menampar Jumi. Jumi semakin terpaku di tempatnya. Tangannya kini memegangi pipinya yang terasa kebas. Tamparan ibunya benar-benar mengejutkan hingga Jumi tak sadar jika dirinya kehilangan keseimbangan. Siap tidak siap, Jumi kini tengah menyangga dirinya di atas lantai. Jika tidak ia sanggah, dia bisa saja jatuh tersungkur dengan wajah yang mencium lantai. Lastri menatap Jumi murka. Ketenangan yang semula ia pertahankan kini telah hilang. Melihat Jumi yang terus saja diam tanpa berniat memberi penjelasan pun membuat Lastri tak tahan untuk memberi anaknya pelajaran. Dia sudah berjanji akan memberi Jumi pelajaran, bukan? Maka dari itu, Lastri akan menuntaskan janjinya saat ini juga. Jumi benar-b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN