"Pelan-pelan," ujar Kevin sembari menggandeng tangan Jumi untuk memasuki rumahnya. Jalanan saat ini terasa licin karena semalam hujan baru saja mengguyur dengan deras. Seperti biasa, Kevin tak perlu khawatir membawa Jumi ke rumahnya karena akan ada mbok Irah yang mengawasi mereka. Lagi pula, Kevin tak berniat untuk melakukan apa pun pada Jumi. Ia hanya ingin mencintai, dicintai, dan menjaga Jumi hingga waktu yang tepat datang untuk mempersatukan mereka selamanya. Kevin bukanlah pria bern*fsu yang selalu haus akan kep*asan. Namun, bukan berarti ia tidak memiliki n*fsu. Ia bern*fsu dan ingin, tetapi dia sadar bukan sekarang saatnya. Akan ada saat yang tepat di mana mereka benar-benar sah dan bisa bersama selamanya tanpa khawatir akan ada yang memergoki mereka dan mengarak mereka keliling des

