26. Tangisan Jumi

1202 Kata

Kevin yang mendengar hal itu pun bergegas membawa Jumi untuk menjauh dari motornya. Lelaki itu menggandeng tangan Jumi untuk mengikutinya menuju pojok sekolah yang ditutupi semak-semak. Tidak mungkin mereka berbincang di atas motor, bukan? Orang-orang bisa mengetahui rahasia mereka nantinya. Lagi pula, ia tahu ada yang tidak beres di sini. "Mas, Jumi putus sekolah!" ucap Jumi sembari terisak saat Kevin telah membawanya ke semak-semak. Kevin berusaha menghalangi tubuh Jumi agar tak terlihat warga. Ia hanya bisa berharap semoga saat Jumi memeluknya tadi tak ada yang melihat. Jumi enggan berhadapan dengan Kevin. Ia memilih untuk membelakangi Kevin dan menutup wajahnya. "Ju—Jum," gagap Kevin sembari membalikkan tubuh Jumi menghadap ke arahnya. Lelaki itu menatap Jumi lekat. Matanya berusah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN