Surat dari Ayah Dani terasa seperti hantaman keras di d**a Dani. Kata-kata yang tertera di sana, samar namun penuh intrik, mengubah seluruh pemahamannya tentang masa lalu keluarganya. Jelita melihat raut wajah Dani yang terguncang. Ia duduk di sampingnya, memegang tangan Dani yang dingin. “Apa itu?” tanya Jelita lembut, suaranya dipenuhi keprihatinan. Dani menyerahkan surat itu pada Jelita. Jelita membacanya dengan saksama, matanya mengikuti setiap tulisan tangan yang menguning. Saat ia selesai, ia menatap Dani dengan pandangan yang sama terkejutnya. “Ayahmu ... terlibat dalam hal ini?” Dani mengangguk kaku. “Kakek selalu bilang mereka meninggal karena kecelakaan murni. Tidak pernah ada detail lebih lanjut. Selama ini aku berpikir dia hanya seorang pengusaha biasa. Tapi surat ini ... in

