Mengumpulkan Bukti

1262 Kata

Asap tebal di gudang itu pun akhirnya perlahan menipis, memperlihatkan Dani yang terbatuk-batuk, tapi untungnya tanpa luka serius. Ia segera melaju, meninggalkan kekacauan dan asap yang menyesakkan di belakang. Adrenalin masih memompa kencang di tubuhnya. Jelita yang sudah tiba di mobil, bernapas lega melihat Dani dalam keadaan utuh. “Kau baik-baik saja?” tanya Jelita, suaranya sarat kekhawatiran. “Ya,” jawab Dani singkat, fokus menyetir. “Kita berhasil. Budi aman.” Mereka membawa Budi ke sebuah safe house rahasia milik Dani, sebuah apartemen sederhana di pinggiran kota yang dilengkapi dengan sistem keamanan canggih. Budi segera diperiksa oleh tim medis Dani dan diberikan perawatan yang dibutuhkan. Pria paruh baya itu tampak kelelahan, namun sorot matanya kini dipenuhi harapan. Ia akhi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN