Frea kembali teringat akan semua kenangannya dulu bersama Eza. Kenangan manis ssat ia berada di Jerman dulu. Saat cinta Di antara dirinya dan Eza begitu membara. 'Za, kamu benar kan mau nikahin aku?' tanya Frea pada Eza, tubuhnya yang hanya tertutupi oleh selimut itu sedikit bergerak mendekat pada Eza. 'Iya, aku bakal nikahin kamu setelah kita kembali ke indonesia.' Dengan penuh keyakinan Eza menjawabnya, rasa cintanya pada Alya saat ini sudah tidak ada lagi. Bahkan untuk mengingat namanya saja Eza sudah tidak sudi lagi. Kisah cintanya yang dulu begitu indah bersama Alya seolah lenyap ditelan bumi dalam-dalam. 'Makasih sayang, aku sayang banget sama kamu Za.' Frea melingjarkan tangannya di pinggang Eza, kulit mereka kini saling bersentuhan tak terhalang suatu apapun. Eza menatap

