32. Family

1782 Kata

“Mas, kok rame ya kayaknya?” bisik Sherin begitu Danesh menghentikan mobil di halaman rumah sang ibu. Danesh mengendikkan bahu karena memang tak tahu tamu siapa yang datang karena ada satu mobil lain yang terparkir depan garasi. “Nggak apa-apa, mungkin tamunya mama atau Indira. Yuk, masuk,” serunya ketika mengulurkan tangan begitu membukakan pintu mobil untuk sang istri. Sherin menarik napas panjang, mencoba bersikap setenang mungkin. Setelah membawa paper bag yang berisi bingkisan untuk sang ibu mertua, ia meraih tangan sang suami lantas turut serta berjalan di sisinya. Baru saja sampai di pintu utama, Danesh dan Sherin terkesiap dengan teriakan anak kecil yang langsung berlarian memeluk Danesh dengan posesif. Danesh tergelak kecil lantas mengangkat bocah laki-laki sekitar empat tahun t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN