"Apa sebaiknya aku membatalkan pernikahanku saja?" Ucapan Aria yang baru saja bergabung dengan Nadi di meja makan, menjadikan Nadi memandang kaget sahabatnya itu. "Aa maksudmu?" Nadi merasa bahwa ucapan Aria mulai melantur dan aneh, tetapi cukup mencengangkan. Sebab ia sudah pernah melihat sahabatnya itu melakukan hal gila tersebut sebelumnya. Membatalkan pernikahan setelah foto prewedding. Aria menarik napas dalam, lalu mengusap wajahnya dengan frustrasi. "Aku mengingat samar kejadian semalam, Alan datang bukan?" tanya memandang lekat Nadi. Nadi mengangguk dengan cepat. "Kau … ingat mulai darimana?" Ia selalu mengenal bagaimana Aria yang mabuk akan benar-benar berubah menjadi wanita pendiam, sensitif dan cenderung kelam. Namun hal yang dilakukan Aria ketika mabuk biasanya akan terlup

