"Jadi kau dan Raka benar-benar bertemu?" ulang Aria setelah mendengar cerita Nadi. Ia pun mendengar bagaimana sahabatnya itu mencoba mengelabui Raka dengan menggandeng seorang pria ke dalam bar, namun akhirnya Nadi malah berakhir mabuk dan diselamatkan oleh Raka yang ternyata mengikutinya. Nadi telah menunjukkan raut wajah frustrasi bercampur rasa malu. "Ya. Untung saja penanggung jawab mata kuliah yang mengambil alih kelas di mana Raka ada di dalamnya." Ia mengusap wajah kemudian bangkit dari kursi makan untuk mengisi gelasnya dengan kopi. "Kau tahu bagaimana kagetnya aku saat terbangun dan menyadari diriku berada di kamar hotel. Aku berpikir bahwa aku sudah tidur dengan pria itu," ujar Nadi kembali duduk di hadapan Aria. "Lalu aku sadar bahwa aku hanya sendirian dalam kamar tersebut da

