Bab 16

1131 Kata

Melihat wajah dalam foto yang ada di depan Herdy sontak membuat kedua kakiku mundur hingga menabrak Damien yang berdiri di belakangku. Ini semua tak bisa kupercaya. Pasti Damien mengada-ada. Dari sudut mana pun aku tak bisa mencari alasan mengapa Santika ingin membunuhku dan apakah benar dia dalang pembunuhan mama? “Aku sudah menduganya. Raisa memang terlalu baik. Aku sudah berkali-kali mengingatkannya tapi … dasar keras kepala.” Herdy bicara sendiri sambil membaca setiap lembar dokumen yang tadi diberikan oleh Damien. “Ini tidak benar kan?” Aku Memandang Damien sambil berharap dia berbohong, tetapi sorot matanya tidak berkata demikian. Kedua kakiku seketika melemas hingga Damien menahan tubuhku biar tidak limbung. Aku tidak bisa menguasai diriku sendiri, bahkan air mata luruh begitu s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN