Mobil melaju menembus kegelapan malam. Truk-truk besar terkadang bersisipan dengan kami, dengan suara klakson yang keras dan lama saat kami berpapasan. Melewati jalur yang berkelok-kelok dan naik turun. Tobias diam dan konsentrasi mengemudi. Ia tak mengatakan tujuan kami nanti kemana dan apa langkah selanjutnya yang akan ia ambil. Aku pun memilih diam dan tidak bertanya. Aku hanya ingin pergi sejauh-jauhnya dan bahkan aku ingin menjalani hidup baru. Menata lembar kehidupan yang lebih stabil dan mudah kujalani. Tidak bersama papa dan Damien yang selalu membuatku tegang. Wajah Damien masih terbayang di ingatan. Ciuman kami pun masih terekam dengan baik, termasuk fotonya bersama Sofia yang mungkin takkan pernah kulupa. Memandang keluar jendela, melihat kegelapan malam yang sesekali berhia

