Tobias masuk ke Land Cruiser warna silver yang gagah, sangat cocok dengannya. Memakai kacamata Rayban, wajahnya yang putih semakin bersinar. Senang sekali memiliki kakak setampan dan seprotektif dia. “Pasang seabeltmu!” katanya sambil menyalakan mesin mobil. Aku merasa malu seakan ketahuan telah menikmati ketampanannya. Aku bukan seorang inces yang menyukai saudaranya sendiri. Justru aku merasa bangga memiliki saudara sepertinya. Andai saja kami bersama sejak kecil, pasti sudah kupamerkan ke semua temanku kalau punya saudara setampan dia. Membayangkannya saja aku tersenyum sendiri. Memandang keluar jendela, sawah-sawah terasiring terbentang indah. Rumah-rumah khas Bali, pohon-pohon yang dililit kain kotak-kotak hitam putih, orang-orang yang masih mengenakan baju adat mereka dan payung-p

