"Gio ...." Gio membalikkan tubuhnya dan mendapati sosok Mika yang berjalan ke arahnya dengan guratan wajah penuh kesedihan. "Ada apa? Ibu perlu apa?" "Aku tidak ingin kehilangan Aksa. Aku hanya ingin terus menjadi istri Aksa ...." Gio mengedarkan pandangannya ke arah lain dan menghembuskan napasnya dengan begitu panjang. "Bukankah saat ini kalian baik-baik saja? Lalu, apa yang kau pikirkan? Kau mengambil pak Aksa dari Jazmin dan membawa Aaron dan Jourell dari Jazmin juga. Apa lagi yang kau khawatirkan?" Mika menggigit bibir bawahnya dengan kuat. "A-aku tidak pernah merebut Aksa ...." "Menurutmu begitu. Tapi, pak Aksa punya pilihannya sendiri dan itu Jazmin. Jujur, aku tidak pernah tahu jika Jazmin itu mantannya di Swiss. Kau bilang kau yang mendesak ayahmu untuk dijodohkan dengan pak

