45. Untuk Gianna

1825 Kata

Azzima meletakkan mangkuk bubur bekas makan Gianna di meja. Pria itu memberikan air mineral untuk istrinya. "Minum," kata pria itu seraya mengulurkan tangannya yang memegang gelas berisi air. Gianna tak langsung menerimanya. "Aku mau s**u," pinta wanita itu. Azzima mendelik, tidak ada s**u yang suster sediakan untuk wanita yang sedang manja itu. "Suster tidak menyiapkan s**u," kata Azzima. "Minum lah, kau juga harus memakan obatnya." Azzima meraih botol obat di meja. "Tidak, aku mau s**u," kata Gianna, kepalanya menggeleng kecil, menolak air mineral yang diberikan Azzima. Pria itu diam sejenak untuk menatap istrinya, memarahi wanita itu dengan tatapan tajam, membuat Gianna mengalihkan wajah darinya. Wanita itu memang sengaja mengulur waktu, membuat Azzima berlama-lama di sana, hingga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN