Ketika berangkat dari sirkuit ke rumah sakit, Morgan pun menemani juga. Morgan ketika itu, kakinya agak sakit karena keseleo akibat dari dorongan mobilnya cewek tersebut. Morgan menemaninya di ambulans tersebut.
Ketika sampai di UGD, Morgan pun dituntun oleh suster untuk naik kursi roda dan cewek tersebut langsung dibawa ke ruang UGD. Sedangkan Morgan di bawa ke UGD juga, meskipun dibawa ke UGD dia hanya menunggu dokter untuk di luruskan kembali kakinya. Ketika itu, teman-temannya Morgan dan cewek tersebut sedang menunggu di luar UGD.
Saat didalam ruangan………
Morgan ketika sedang duduk sambil menahan sakit. Dia pun menunggu dokter datang dan ketika itu, dokter yang datang yang mengecek cewek itu pun datang. Beberapa saat kemudian, dokter yang menangani Morgan pun datang dan langsung mengecek kaki Morgan. Ketika mengecek, Morgan pun diajak ngobrol dan ketika kakinya diluruskan Morgan pun langsung menahan sakit. Setelah itu, kakinya pun langsung hilang sakitnya, tetapi masih pincang jalannya.
Ketika dokter selesai mengecek cewek tersebut, Morgan yang kebetulan diranjang sebelah pun tanya keadaannya cewek tersebut. Ketika itu, dokter tersebut memberi kabar bahwa cewek tersebut, mengenaikan benturan yang lumayan keras dan harus segera dilakukan MRI, takutnya terjadi pendarahan.
Ketika sudah mengetahui itu, Morgan pun keluar dan ketika itu juga, yang lain pun berdiri dan menanyakan keadaan Morgan dan cewek tersebut. Morgan pun memberitahu bahwa ada kabar buruk untuk cewek ini kemungkinan bisa mengalami pendarahan, sehingga dilakukan observasi lebih lanjut.
Ketika mengetahui itu, salah satu dari teman cewek tersebut menelepon orang tuanya untuk memberi kabar bahwa anaknya mengalami kecelakaan yang mengakibatkan sekarang mengalami koma. Ketika mengetahui itu, orang tuanya langsung mematikan telepon.
Ketika itu, semua temannya cewek tersebut serta juga Morgan dan temannya semua pun menunggu hasil MRI. Ketika jam menunjukan pukul 12 siang, tiba-tiba orang tua cewek tersebut pun datang. Ketika itu juga, salah satu dari teman cewek itu memberi kabar bahwa cewek tersebut mengalami kecelakaan yang hampir memakan korban dan untung saja diselamatkan oleh Morgan yang ditunjuk oleh temannya.
Ketika mengetahui itu, orang tuanya pun mengucapkan banyak terima kasih atas keselamatan terhadap anak perempuan mereka. Ketika baru mau ngobrol dengan Morgan, tiba-tiba dokter keluar dari ruangan UGD dan memberi informasi bahwa cewek tersebut harus dioperasi, karena mengalami pendarahan di kepalanya. Ketika mendapatkan kabar itu, orang tuanya cewek tersebut pun langsung setuju demi keselamatan bagi putri mereka. Setelah itu, dokter langsung mempersiapkan ruang operasi.
Ketika itu juga, Morgan dan lainnya serta temannya cewek tersebut pamit untuk pulang dulu, nanti mereka akan datang lagi. Morgan pulang diantar oleh Renata dan lainnya.
Setelah beberapa jam kemudian…..
Morgan, Nicole, Renata, Reina, dan Sean pergi lagi ke rumah sakit dan ketika itu, Morgan sudah dapat menyetir lagi dengan tenang. Sesampai disana jam menunjukan pukul 6 malam, Morgan dan lainnya langsung naik ke tempat lantai tadi. Sesampai diruangan tersebut, mereka melihat orang tua cewek tersebut masih menunggu dan ketika dilihat lebih dekat lagi, ada 2 orang lagi cewek yang mereka tidak kenal. Ketika itu juga, mereka langsung ke ruangan tempat tunggu.
Ketika sampai di tempat tersebut, Morgan dan lainnya pun memberi salam ke orang tua cewek itu dan orang tua tersebut memperkenalkan 2 cewek tersebut yang merupakan kakak dari cewek yang tadi Morgan selamatkan. Kedua cewek tersebut pun mengucapkan terima kasih, karena telah menyelamatkan adiknya dari kecelakaan tersebut.
Beberapa saat kemudian, seorang dokter keluar dari ruangan UGD dan mencari orang tua tersebut. Ketika bertemu, dokter langsung memberi kabar baik bahwa operasinya berhasil dan kemungkinan untuk siumannya bisa mencapai 3 hari. Ketika itu juga, dokter tersebut memperbolehkan menjenguk, tetapi hanya 2- 3 orang saja yang boleh masuk dan sekarang sudah dipindahkan ke ruangan perawatan.
Ketika itu yang masuk adalah orang tua cewek tersebut. Morgan dan lainnya serta cece dari cewek tersebut menunggu diluar sambil menunggu hasilnya bagaimana.
Ketika jam menunjukan pukul 11 malam, kedua cece cewek tersebut yang bernama Ce Daksha dan Ce Dalaca menyuruhnya pulang, tetapi Morgan kemudian mengatakan bahwa Morgan dan Sean akan kembali lagi setelah mengantar Nicole, Renata, dan Reina pulang. Morgan melakukan itu dengan tulus. Saat itu, Morgan dan Sean pun mengantar Renata, Nicole, dan Reina pulang. Morgan juga pulang sebentar untuk mengambil beberapa baju.
Sekitar 1 jam kemudian…..
Morgan dan Sean pun datang dan membawa tas ransel yang berisi pakaian ganti buat mereka. Ketika mereka datang, Ce Daksha menyuruh orang tuanya untuk pulang, karena sudah malam dan besok harus kerja. Akhirnya Ce Daksha pun mengantarnya sampai di tempat parkir dan setelah itu, kembali lagi ke ruang tunggu tersebut.
Saat sudah kembali, mereka berempat masuk ke ruangan tempat cewek tersebut dirawat. Sekitar jam 1 pagi, mereka semua tertidur, ada yang di sofa dan ada yang di pinggir ranjang, tempat cewek tersebut berbaring.
Sekitar jam 4 pagi, tiba-tiba cewek tersebut kejang-kejang dan ketika itu juga, Morgan bangun dan langsung memanggil dokter. Ketika dokter datang, mereka semua disuruh keluar. Mereka pun kepikiran terhadap kondisi cewek tersebut.
Beberapa saat kemudian….
Tiba-tiba dokter tersebut keluar dan memberikan kabar gembira bahwa cewek tersebut telah melewati masa kritis. Dokter tersebut juga memberitahu bahwa kemungkinan sebentar lagi akan sadar. Ketika sudah mengetahui itu, semua pun masuk lagi ke ruangan tersebut.
Ketika sudah merasa tenang, Morgan dan Sean pergi ke cafetaria rumah sakit tersebut untuk membelikan minuman untuk Ce Daksha dan Ce Dalaca serta buat mereka juga. Mereka membelikan kopi dan juga teh agar tenang.
Ketika kembali dari membeli kopi dan teh, tiba-tiba Morgan melihat cewek tersebut siuman dan ketika itu juga, Morgan mengatakan kedua cece tersebut, yang kebetulan sedang tidak ada didekatnya. Ketika itu, Ce Daksha langsung ke dekat ranjang dan mengelus-elus adiknya yang baru sadar. Ketika itu juga, Morgan memanggil dokter tersebut untuk di cek.
Ketika dokter tersebut mengecek, dokter tersebut merasa senang dan langsung memberi kabar bahwa pasien besok sudah bisa pulang, jika perkembangannya membaik. Ketika mendengar kabar tersebut, mereka semua pun senang. Ce Daksha langsung memberi kabar ke mama dan papanya. Setelah itu, mereka pun mengobrol-ngobrol.
Tiba-tiba cewek tersebut menanyakan mengapa kok bisa ada disini, Morgan pun memberitahu bahwa dia waktu itu kecelakaan dan untungnya Morga yang menyelamatkan sehingga tidak ada korban jiwa dan ketika itu juga, cewek tersebut yang ternyata bernama Gulika mengatakan terima kasih, karena telah menyelamatkannya.
Ketika itu, dia masih merasakan beberapa bagian tubuhnya yang masih sakit dan sama Morgan disuruh istirahat dulu. Beberapa menit kemudian, papa dan mama mereka datang dan merasa senang karena sudah siuman anaknya. Ketika itu, Morgan pun pamit untuk pulang dan berencana nanti siang atau sore datang lagi. Mereka pun memperbolehkan. Ketika itu juga, Morgan dan Sean pun pulang.
Sekitar pukul 4 sore…..
Ketika sore hari, Renata, Reina, dan Sean pun datang ke rumah Morgan untuk menjemput Morgan dan Nicole. Mereka mau pergi ke rumah sakit lagi untuk menjenguk Gulika. Mereka menggunakan 2 mobil. Mereka pun berangkat bersama-sama.
Satu jam kemudian, mereka pun sampai di rumah sakit tersebut. Mereka langsung ke ruangan tempat Gulika di rawat. Saat sampai disana, Morgan dan lainnya melihat Gulika sedang ngobrol-ngobrol dengan kedua cecenya, wajahnya Gulika terlihat tertawa dan bahagia, karena dia sudah mulai membaik.
Ketika itu, Gulika pun melihat Morgan dan lainnya datang, Gulika mengajak mereka ngobrol bareng. Mereka ngobrol tentang banyak hal, mulai dari asal sekolah sampai kegemaran masing-masing. Setelah itu, dokter pun datang untuk mengecek Gulika tentang keadaannya. Ketika itu juga, yang lain disuruh keluar dulu.
Beberapa menit kemudian, dokter pun keluar dan memberi kabar bahwa Gulika besok sudah bisa dirawat di rumah. Semua pun bahagia dan senang. Setelah itu, mereka pun membeli makanan untuk makan dirumah sakit bersama.
Ketika makanan sudah dibeli oleh Morgan dan Sean, mereka pun makan bersama dengan lahap. Mereka makan sambil ngobrol-ngobrol banyak hal lagi. Setelah selesai makan, mereka pamit untuk pulang, karena jam sudah menunjukan pukul 9 malam. Ketika itu, Gulika juga harus istirahat agar besok bisa pulang.
Morgan dan lainnya pun pulang. Ketika itu, yang diantar pulang terlebih dulu adalah Renata dan Reina. Setelah itu, Sean dan Morgan pun pisah jalan, karena arah rumah mereka berbeda.
Sesampai dirumah, Morgan dan Nicole lanjut ngobrol bareng keluarga mereka sampai jam 11 malam dan setelah itu, mereka langsung masuk kamar dan tidur.
Besok pagi, mereka pun olahraga ringan-ringan, karena kemarin sudah 2-3 berturut-turut olahraga yang membutuhkan tenaga dan juga Morgan baru pulih dari sakit kakinya.
Setelah selesai olahraga, mereka pun mendapat kabar dari Ce Daksha bahwa nanti sekitar pukul 11 siang, Gulika akan keluar dari rumah sakit. Ketika itu, Morgan langsung mengabari Sean, Reina, dan Renata nanti sekitar jam 10 pergi ke rumah sakit untuk menjemput Gulika. Mereka semua pun bisa.
Sekitar jam 09.45, Sean, Renata, dan Reina pun datang dengan naik mobil Sean, ketika itu juga Morgan langsung siap-siap mengeluarkan mobil Honda Civic miliknya. Ketika itu juga, Renata pindah ke mobil Morgan dan setelah itu, mereka langsung berangkat ke rumah sakit tersebut.
Sesampai di rumah sakit, mereka langsung ke kamar Gulika dirawat. Ketika masuk ke kamar Gulika dirawat, dia sedang memasukkan pakaiannya. Ketika itu juga, Renata, Reina, dan Nicole membantunya. Setelah selesai, Morgan pun membantu membawakan tasnya. Ketika itu, Ce Daksha mendorong Gulika dengan menggunakan kursi roda ke tempat parkir.
Saat berada di tempat parkir dan kebetulan parkirnya bersebelahan, Gulika mengajak Morgan dan lainnya makan bareng. Morgan dan lainnya pun setuju. Mereka pun langsung berangkat secara beiringan.
Sesampai ditempat resto tersebut, Gulika langsung disambut oleh waiters dengan hormat. Mereka pun bertanya-tanya dengan Gulika dan mereka baru mengetahui bahwa resto ini adalah milik papanya yang merupakan orang asli Indonesia dan kebetulan Gulika lagi tinggal di semarang. Mereka pun memesan makanan dan setelah itu, mereka pun ngobrol berbagai macam hal. Sampai tidak terasa, makanan mereka sudah datang dan mereka pun langsung makan bersama-sama.
Setelah selesai makan, mereka semua pun pulang dan sebelum pulang mereka mengatakan sampai jumpa lagi di lain waktu.
Setelah itu, Morgan, Nicole, dan Sean pergi ke rumah Renata dan Reina. Mereka pun ngobrol-ngobrol sebentar sampai jam menunjukan pukul 5 sore. Setelah itu, mereka pun pamit untuk pulang. Renata dan Reina pun melanjutkan belajar untuk persiapan ujian kelulusan.