Racing

1534 Kata
    Sehabis dari rumah sakit, Renata tidak langsung masuk sekolah. Dia membiasakan jalan terlebih dahulu, agar tidak stress di sekolah. Dia di rumah belajar untuk persiapan ujian tahun depan. Dia pun belajar melalui buku-buku soal dan juga les untuk pelajaran Matematika dan Fisika yang dimana pelajaran itu yang akan dia pilih untuk ujian tahun depan. Untuk pelajaran yang kelas 1 jika dia bingung, dia menanyakan dari Morgan dan dia pun menjelaskan dengan sabar.           Setelah beberapa hari dirumah, dia akhirnya masuk sekolah dan hari pertama masuk dia pun dijemput oleh Morgan. Ketika sampai disekolah, dia bingung karena di perkumpulan mereka terdapat 4 orang baru. Orang tersebut adalah murid kelas 1, yaitu adalah Lisa, Richard, Leo, dan Rachel. Renata berkenalan karena dia baru pertama kali bertemu dan mereka pun juga berkenalan. Mereka ternyata juga jago dalam bermain alat musik, tetapi alat music yang mereka bisa mainkan adalah Guzheng dan Harpa.           Hari ini kebetulan pelajaran seni budaya untuk kelas 1 dibagi menjadi 3 bagian yaitu ada seni rupa, menari dan music. Mereka pun memilih music minggu lalu dan hari ini mereka disuruh membawa alat music. Alat music yang mereka bawa adalah guzheng dan harpa. Kebetulan pelajaran seni budaya mereka pelajaran pertama, sehingga alat music tersebut mereka taruh di ruangan music. Mereka melihat alat music tersebut sebelum bel kelas berbunyi. Mereka sempat mencobanya, tetapi itu membutuh waktu yang lama untuk belajarnya.           Ketika bel berbunyi, mereka pun masuk kelas. Mereka mulai mengikuti pelajaran dengan baik. Mereka pun serius mengikutinya sampai akhir pelajaran selesai. Mereka pun mengikuti pelajaran seperti secara terus menerus sampai di pertengahan semester 1.           Ketika menginjak semester 1 pertengahan, Morgan mendapatkan kabar dari teman bengkelnya itu bahwa mau diadakan sebuah balapan di dekat bengkelnya tersebut. Temannya juga memberitahu bahwa hadiah dalam balapan tersebut bisa untuk modifikasi mobil. Dia pun janjian dulu dengan yang lain dan ketika yang lain setuju, Morgan langsung meminta temannya untuk daftarkan. Lombanya tersebut diadakan pada bulan desember, jadi masih bisa dimodifikasi mobil yang ingin digunakan. Mereka menggunakan mobil Civic milik Morgan. Setelah membahas itu, Morgan janjian dengan temannya minggu depan untuk mobilnya di modifikasi.           Selama menunggu modifikasi mobil sampai selesai, mereka fokus sekolah terlebih dahulu. Mereka menunggu kabar dari temannya. Renata pun juga fokus persiapan untuk UAS dan ujian sekolah untuk semester depan. Mereka mengurangi kumpul-kumpulnya agar tidak mengganggu sekolah mereka.           Ketika diawal Desember, Morgan dikabarkan bahwa mobilnya telah selesai dimodifikasi. Dia pun akhirnya janjian dengan temannya untuk mengambilnya hari sabtu dan sekalian dia mau mengetes mobil tersebut di rute balapan yang akan digunakan.           Dia pun mengajak Renata ke tempat bengkel tersebut dan kebetulan besok senin dia tidak ada ujian. Mereka pun berangkat jam 9 pagi untuk jemput Renata terlebih dahulu. Sesampai dirumahnya, Morgan pun turun sebentar. Sambil menunggu Renata, dia pun ngobrol bareng dengan ko Hans tentang berbagai macam hal. Sekitar 30 menit kemudian, Renata pun keluar dari kamar dan sedang turun dari lantai 2. Ketika Renata sudah turun, Morgan pun langsung pamit ke ko Hans yang kebetulan dirumah cuma Ko Hans dan Ce Hani. Setelah itu, mereka pun bernagkat ke bengkel tersebut.           Diperjalanan mereka pun ngobrol berbagai macam hal. Ketika sampai di bengkel tersebut, Morgan dan Renata pun langsung bertemu dengan temannya Morgan. Mereka pun bertemu dan langsung diajak ke garasi tempat mobilnya Morgan diparkirkan.           Ketika masuk ke garasi tersebut, Morgan dan Renata kaget melihat hasil modifikasi mobilnya yang super bagus. Ketika itu juga, Morgan langsung membayar total dari semua itu dan setelah itu, Morgan mencoba mobil tersebut di arena dekat bengkel ini. Mobil Morgan yang tadi dipakai untuk berangkat disetir oleh Renata ke tempat tersebut.           Sesampai disana, Morgan pun mencoba balapan dengan Renata menggunakan mobilnya Morgan. Mereka pun mencoba balapan drag race dengan putar balik. Ketika mendekati ujung lajur, dia pun mencoba melakukan drift dengan kecepatan rendah dan kemudian dia kembali lagi.           Hasil dari percobaan itu, sangat memuaskan bagi dirinya. Karena modifikasi yang sangat jago. Morgan pun mengajak temannya untuk nanti saat lomba ikut, untuk membantu pengecekan. Karena nanti akan ada babak penyisihan, perempat final, semifinal, dan final.           Morgan mengajak temannya, karena nanti takut saat pertandingan ban mobilnya Meletus. Setelah itu, mereka pun pamit dengan temannya dan mereka lanjut pergi makan siang dengan Sean dan Reina. Karena kemarin sudah janjian.           Mereka pun berangkat menuju restoran lesehan. Mereka pun dimobil ngobrol bareng sampai tidak terasa sudah sampai ditempat tujuan. Ketika mereka baru ditempat yang mereka pesan kemarin, tiba-tiba ada orang yang memanggil Morgan. Ketika Morgan menghadap ke belakang, dia pun agak bingung. Orang itu pun mendekati ke Morgan.           Ketika orang itu mendekati Morgan, Morgan pun mulai ingat bahwa ini adalah mantannya ketika kelas 2 SMP. Morgan pun memperkenalkan ke Renata bahwa ini adalah mantannya yang bernama Cherry. Dia datang dengan pacarnya yang bernama Hans. Mereka pun diajak oleh Morgan duduk bareng dan beberapa menit lagi Sean dan Reina pun datang. Sean pun bertemu dengan temannya yang cowoknya. Morgan pun ngobrol dengannya berbagai macam mulai dari masa putus dengan mantannya waktu kenaikan kelas 3 SMP, karena waktu itu papanya dipindah tugaskan ke Swedia dan mereka pun putus secara baik-baik.           Kemudian Cherry cerita, kalau dia waktu masuk SMA dia pindah ke semarang lagi. Karena dia tidak terlalu suka di Swedia, sehingga dia pindah ke sini lagi dan sekarang sedang tinggal dengan pamannya. Dia kenal sama Timothy (pacarnya Cherry), dari awal masuk SMA.           Mereka pun ngobrol sambil memesan makanan dan setelah memesan makanan, mereka melanjutkan berbicaranya tentang banyak hal. Sampai tidak terasa, makanannya pun datang dan mereka langsung makan makanan tersebut.           Setelah selesai makan, Timothy dan Cherry diajak oleh Morgan ke rumahnya sebentar. Timothy dan Cherry pun mau dan mereka langsung mengikuti dibelakang mobil Morgan dan Renata.           Sesampai dirumah Morgan, kebetulan Nicole lagi di taman depan pun melihat ada orang yang datang selain Morgan dan Sean. Ketika orang itu keluar dari mobil, Nicole pun langsung mengetahui bahwa itu adalah si Cherry. Mereka pun langsung rangkulan sebagai tanda kangennya mereka. Setelah itu, Cherry dan Timothy diajak masuk ke rumah. Mereka diajak ke taman belakang. Disana mereka pun mengobrol berbagai macam sambil dikasih minuman oleh pembantu rumahnya Morgan.           Ketika asyik ngobrol, tiba-tiba Ce Lovi pun muncul ke taman belakang. Saat Ce Lovi melihat Cherry dan Cherry melihat Ce Lovi, Cherry langsung merangkul Ce Lovi karena Cherry kangen dengan Ce Lovi yang dulu sering main bareng dengan Cherry. Ce Lovi pun ikut nimbrung ngobrol bareng. Mereka pun ngobrol sampai jam 5 sore dan setelah itu, Timothy dan Cherry pun pulang.           Setelah Timothy dan Cherry pulang, Morgan, Sean, Renata, Reina, dan Nicole pun membahas untuk persiapan balapan antarasia. Mereka pun membagi tugas untuk siapa saja bagian untuk mengganti ban. Setelah itu, Mereka semua pun pulang. Hari yang ditunggu-tunggu pun datang…….           Pagi itu, Morgan, Nicole, Renata, Reina, Sean, dan temannya Morgan yang punya bengkel pun ikut ke sana. Mereka baru mengetahui bahwa balapan ini terdapat babak pengisihan, semifinal, perempat final dan final. Mereka pun sesampai disana, langsung mengecek segala macam, seperti oli dan lainnya.           Ketika masuk pengisihan, Morgan tiba-tiba dipanggil untuk masuk ke area balapan. Ketika masuk area balapan, dia mendapatkan lawan dari China. Mobil yang mereka pakai adalah Mazda RX-7.           Ketika letusan tembak berbunyi, Morgan langsung menginjak gas dengan cepat. Dia mengatur kecepatan mobilnya tersebut, agar saat nanti putar balik, tidak terlalu lama. Ketika putar balik, dia dapat melakukan drift dan langsung menginjak gas dan sedangkan musuhnya ketika itu lagi putar balik dan tertinggal beberapa detik dari Morgan dan akhirnya Morgan pun menang. Dia masuk babak semifinal.           Dibabak semifinal ini dia pun berhasil, meskipun jaraknya hanya beda 1 detik saja. Kemudian dia memasuki babak perempat final, Morgan balapan dengan seorang cewek yang berasal dari Jepang dan memiliki kemampuan yang hebat.           Saat letusan pistol keluar, Morgan pun langsung menginjak gas dengan kuat, tetapi jarak sekitar 50 meter dari tanda putar balik dia langsung rem secara perlahan-lahan. Ketika putar balik, Morgan lebih duluan lewati putar balik dan Morgan langsung menginjak gasnya lebih dalam dan akhirnya menang.           Ketika menginjak babak final, peserta final disuruh istirahat terlebih dahulu, karena jalaurnya khusus dan lebih jauh.           Morgan pun mengecek mobilnya lagi, sambil menunggu panggilan untuk persiapan balapan tersebut. Dia juga istirahat untuk minum dan lainnya. Ketika terdapat panggilan, dia pun langsung siap-siap untuk balapan. Ketika dia melihat bahwa lawannya adalah cewek yang berasal dari India. Morgan pun langsung siap-siap untuk balapan tersebut.           Ketika Morgan berada digaris start, dia melihat mobil yang digunakan oleh orang tersebut adalah Ford GT. Dia pun langsung serius untuk menyetir, agar nanti tidak kalah. Ketika letusan pistol berbunyi, Morgan pun langsung menancap gas dan berusaha untuk tidak kalah.           Ketika ditengah-tengah rute sirkuit, ada hal yang terjadi dan hampir memakan korban. Mobil yang disetir oleh cewek India tersebut tidak bisa dikendalikan dan ketika itu Morgan yang lagi melihat spion langsung mengurangi kecepatan mobilnya dan langsung mobilnya sengaja ditabrakkan ke sisi kiri mobil cewek India tersebut agar dia tidak menabrak tembok yang akan sangat keras jika tidak ditahan.           Ketika itu juga, mobil Morgan dan cewek India tersebut terhenti karena sudah ditahan oleh Morgan. Setelah itu, Morgan langsung turun dan menyelamatkan cewek itu, yang ketika Morgan lihat dia terlihat shock berat. Ketika Morgan membuka pintu mobil tersebut, tiba-tiba dia pingsan.           Ketika itu juga ambulans datang dan membawa cewek itu bersama Morgan ke rumah sakit terdekat untuk di cek. Ketika itu juga, Sean dan lainnya pun mengikuti ambulans tersebut dan juga teman-teman cewek India tersebut.    
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN