Setelah check in, mereka dapat kamar bersebelahan dan mereka langsung rebahan sebentar karena mengantuk dan capek. Sekitar jam 4 sore, semua langsung mandi bergantian. Sambil menunggu yang masih mandi, Morgan dan Sean pergi ke toko yang ada di dekat hotel tersebut. Setelah itu, Morgan dan Sean pun juga mandi bergantian.
Sekitar jam 17.45……
Semua pun sudah siap dan Morgan langsung mengabari Sherin, karena tadi sudah janjian untuk mengabari dulu sebelum berangkat ke restorannya. Mereka pun menunggu hingga jam 18.15, akhirnya mereka dapat kabar disuruh langsung berangkat ke restoran tersebut. Mereka pun menggunakan baju yang simple nan elegan.
Ketika sampai di restoran tersebut, Morgan pun mengabari Sherin lagi. Karena tadi Morgan janjian untuk mengabarinya lagi. Berhubung Sherin anak yang fast respon dia langsung menjawab, “ Tunggu diluar sebentar, aku sebentar lagi akan keluar ”. Setelah mendapatkan kabar itu, Morgan dan lainnya pun tunggu diluar.
Sekitar 5 menit kemudian, ada seorang cewek yang super cantik jalan ke arah mereka dan dia langsung menyebutkan nama Nicole dan Nicole pun menoleh. Ketika itu, Andre langsung menebak dengan mengatakan Pan-Pan, itu adalah nama panggilan dia untuk sahabat-sahabatnya, disebut itu karena pipinya yang lulu dan mirip seperti pemain di film kartun. Mereka pun ternyata tahu sebutan nama tersebut.
Ketika semua sudah siap dengan membawa kue, mereka pun mengikuti Sherin jalan, mereka melewati jalan belakang, karena mereka pesan tempat duduk di depan. Ketika lewat belakang, mereka minta bantuan dengan waiters untuk memasang lagu happy birthday.
Ketika beberapa waiters masuk, lagu pun menyala dan ketika itu, Sherin masuk dulu dan mengucapkan “ Happy Birthday, cece twins !!! ”. Ketika Sherin mengucapkan itu, tiba-tiba Morgan dan Sean menutup mata Renata dan Reina dari belakang. Ketika itu yang Renata dan Reina lihat hanya Sherin.
Pada menutup mata mereka, mereka sempat kebingungan siapa yang menutup matanya. Ketika Sherin menghitung mencapai angka 3, Morgan dan Sean langsung membuka tangannya dari mata mereka. Ketika mata dibuka, Renata dan Reina pun kaget, karena tiba-tiba Morgan dan Sean beserta yang lain pun datang. Ketika itu juga, Morgan langsung dipeluk oleh Renata dan Sean juga dipeluk oleh Reina.
Saat itu, yang lain pun mengeluarkan kata-kata “ ada yang kangen nih ”, Sekejap itu juga, Renata dan Reina langsung melepaskan pelukan mereka sambil malu-malu. Mereka pun senang akan kedatangannya Morgan dan lainnya.
Renata dan Reina duduk bareng Morgan dan Sean. Ketika sudah memesan makanan, tiba-tiba Renata tanya kok bisa ke sini bagaimana, kemudian Morgan pun memberitahu bahwa yang kemarin dia kasih tahu itu hanya omong kosong, Morgan dan Sean lagi kuliah di California, Mereka kuliah bareng Nicole juga. Kemudian mereka memberitahu bahwa yang kuliah di Indonesia adalah Cindy, Jane, Yessie, Jason, dan Andre. Yang mengajak mereka ke sini adalah Morgan.
Mereka pun keasyikan ngobrol, sampai tidak terasa makan sudah datang. Morgan dan Sean pun tiba-tiba mengambil pisau dan garpu milik Renata dan Reina. Setelah mengambil pisau dan garpunya, Morgan dan Sean memotongkan daging dari steak mereka dan setelah itu, memasukkan dagingnya ke mulut Renata dan Reina. Ketika yang lain melihat, semua mengatakan “ cieee….. ”.
Setelah selesai bercanda, mereka pun pada makan semua. Sewaktu Morgan dan Sean makan, mereka memperhatikan wajah Renata dan Reina yang cantik, terutama si Renata yang sudah kelihatan berubah dari penampilannya yang lebih feminim dan tambah cantik dengan make up.
Setelah selesai makan, Renata dan Reina mau foto bersama pacar-pacarnya di taman belakang restorannya. Mereka melakukan foto seperti foto prewed.
Sehabis foto, Morgan mengajak Renata, Reina, beserta juga Vika dan Lidya yang juga datang ke pesta ulang tahunnya untuk mampir ke hotel tempat Morgan dan lainnya menginap. Ketika mengajak ke hotel, Morgan mengatakan bahwa dia mau memberi kejutan lagi untuk Renata di Hotel de Luna.
Ketika mencapai tempat parkir mobil, Renata, Reina, dan Sean pun ikut dengan Morgan, kemudian Nicole, Andre, dan Lidya naik mobilnya Sherin yaitu Mercedes AMG. Sedangkan Jason dan lainnya menggunakan mobil Sean.
Setelah semua masuk ke mobil, mereka pun beriringan ke hotel tempat Morgan dan lainnya menginap. Mereka di mobil pun ngobrol tentang banyak hal mulai dari awal kuliah hingga terakhir sebelum datang ke sini.
Sesampai di hotel, mobil mereka semua di parkir secara valet. Setelah memberi kunci ke satpam, semua diajak oleh Morgan ke tempat dekat kolam renang. Tempat kolam renang tersebut, ada di lantai 10 dan mereka harus naik menggunakan lift.
Ketika sampai di lantai 10, mereka langsung ke tempat outdoor. Ketika itu, Renata melihat langit yang indah dan dia pun senang dan lainnya pun juga melihat dengan senang.
Ketika yang lain sedang melihat pemandangan, tiba-tiba Morgan menghilang sebentar didekat kolam. Ketika Morgan kembali, dia membawa sebuah kunci yang berlogo Lamborghini.
Ketika Morgan memberi sebuah kunci dari depan dia langsung terkejut. Morgan pun memberi hadiah ini, yang dimana hadiah dapat digunakan ketika perlu mau pergi ke tempat lain. Ketika menerima kunci tersebut, Renata pun senang sekali dan dia langsung merangkul Morgan sambil wajah gembira dan terharu, karena mendapatkan sebuah hadiah yang dia senang.
Setelah menerima itu, Renata langsung mencobanya dan Morgan diajak untuk menemaninya. Morgan pun memberitahu, bahwa dia menaruh mobil tersebut di basement valet. Yang lain pun ikut ke bawah untuk melihat mobil tersebut, karena Morgan memberi mobil ini secara diam-diam, yang dimana yang lain tidak tahu dan dia beli bersama teman kuliahnya, yaitu Josh dan Leroy.
Mereka pun segera ke basement. Ketika sampai di basement, Renata langsung menekan tombol di kunci mobil tersebut, karena mobil Lamborghini di depan pintu lift tersebut ada 3 berbaris dan Morgan tidak mau memberitahukan yang mana mobilnya. Mobil Lamborghini tersebut juga semua berbeda tipe.
Ketika Renata menekan tombol dikunci, dia sangat terkejut, karena lampu mobil yang menandakan terbuka adalah tipe mobil yang dia inginkan. Setelah mengetahui itu, Renata pun merangkul Morgan lagi, karena terharu beserta senang mendapatkan sebuah mobil yang dari dulu dia inginkan cuma belum terwujud.
Setelah itu, Renata ingin mencoba mobil tersebut dengan minta ditemani oleh Morgan. Yang lain pun ikut dengan mereka menggunakan mobil yang parkir valet di lobi. Morgan dan Renata pun menunggui mereka di depan lobi hotel.
Ketika semua sudah masuk mobil, mereka langsung mengikuti di belakang mobil milik Renata. Ketika dekat dengan jalan tol, Morgan menelepon Sean yang kebetulan mobil itu di setir oleh Reina, Morgan mengajak ke jalan tol. Ketika itu juga, Morgan telepon lewat grup dan yang lain pun setuju.
Ketika masuk ke gerbang tol, Renata mengurangi kecepatan terlebih dahulu, baru setelah itu, dia menginjak gas dengan sekali hentakan kaki. Ketika itu juga, Morgan terkejut bahwa pacarnya ini kalau nyetir seperti dengan Nicole dan yang lain pun juga tidak mau kalah dengan melakukan itu.
Mereka pun mengikuti lajur yang dilalui. Ketika melihat ada jalan keluar dari tol tersebut, mereka mengambil lajur itu dan langsung kembali ke hotel.
Ketika sampai di hotel, Renata, Reina, Lidya, Vika, dan Sherin langsung pulang ke asrama setelah yang lain turun. Mereka pun janjian besok pergi ke pantai bersama untuk melepas penat.
Setelah itu, mereka naik ke lantai kamar yang tadi siang mereka check in dan mereka langsung tidur, karena capek semua.