Holiday in Nevada

1210 Kata
        Kemarin mereka semua datang ke ulang tahun Renata dan Reina untuk memberi kejutan. Sehabis dari sana, mereka berencana hari ini untuk pergi ke pantai untuk melepas penat dari kuliah yang suntuk.         Pagi ini semua bangun pagi, mereka setelah bangun melakukan olahraga ringan mengelilingi lapangan basket dan setelah itu, mereka ingin main basket sebentar. Mereka pun main basket kurang lebih 30 menit. Setelah itu, mereka langsung mandi bergantian.         Setelah semua sudah mandi, mereka pada turun ke tempat makan pagi hotel dan mereka pun sarapan pagi disana. Mereka sarapan sambil mengobrol. Setelah selesai makan, mereka kembali ke kamar untuk menyiapkan barang-barang yang akan dibawa saat ke pantai.         Mereka pun menyiapkan barang dan juga sambil menunggu Renata dan lainnya datang kurang lebih 2 jam.         Ketika mereka semua sudah menunggu di kamar cewek, tiba-tiba ada seseorang yang mengebel dan ketika Nicole membuka pintu, ternyata Renata dan lainnya sudah datang. Mereka langsung siap-siap turun ke lobi.         Mereka ke pantai menggunakan 3 mobil, mobil yang digunakan adalah mobil milik Sherin yaitu Mercedes, mobil milik Sean yaitu BMW, dan mobil milik Morgan yaitu BMW juga.         Ketika diperjalanan, atap mobil mereka dibuka karena melihat suasana yang bagus dan cerah. Mereka pun bernyanyi dengan senang-senang.         Sesampai di pantai, mereka menggelar beberapa kain yang sudah disiapkan oleh Renata dan lainnya. Setelah menggelar kain, mereka mengoleskan lotion untuk tidak belang kulit mereka. Selain cewek-cewek yang memberi lotion, yang cowok pun tidak mau kalah memberi lotion di kulit mereka.         Setelah memberi lotion, yang cowok-cowok dan beberapa yang cewek-cewek pergi ke arah laut. Ketika Morgan putar balik badannya ke arah Renata untuk mengajak bermain air, Renata terkagum-kagum melihat tubuh Morgan yang kekar dan berotot dari hasil sering fitness yang tidak sia-sia. Selain kekar dan berotot, Morgan juga memiliki tinggi dan berat badan yang proposional.         Selain Renata, Reina pun juga terkagum-kagum melihat Sean yang sama seperti Morgan memiliki tubuh yang kekar dan berotot, meskipun tinggi badan masih lebih tinggi dari Morgan.         Setelah mereka melihat Morgan dan Sean, mereka pun ikut ke dekat laut. Mereka di dekat sana, main-main air dan membuat istana pasir.         Ketika sedang asyik-asyik membuat istana pasir, tiba-tiba ada 2 orang cowok dan cewek yang menanyakan hai, apakah kamu Morgan yang dulu sekolah di SD Santo Yoseph Semarang. Kemudian Morgan menjawab “ iya, aku dulu SD disana. Maaf mau tanya, tahu namaku darimana ? ”. Setelah itu, mereka menjawab “ masih ingat kami ndak ? ”, kemudian Morgan pun berpikir beberapa agak lama, tapi tidak menemukan jawabannya. Akhirnya, mereka memberitahu bahwa mereka adalah Ronald dan Annisa.         Ketika Morgan mendengar nama itu, dia pun langsung ingat bahwa mereka adalah sahabat lamanya yang sudah tidak ketemu sejak kelas 5 SD. Tidak ketemu mereka, karena Ronald yang pindah sekolah di Inggris, sedangkan Annisa pindah sekolah ke Arab. Mereka semua pindah mengikuti pindahan orang tuanya kerja.         Ketika sedang asyik-asyik ngobrol, tiba-tiba ada seorang anak kecil perempuan yang berumur sekitar 10 bulan di gendong oleh suster dan dibawa ke Annisa dan saat itu juga, Morgan mendengar anak sepintas memanggil Annisa dengan sebutan mama yang masih kurang jelas.         Setelah itu, Morgan memanggil Nicole untuk ke sini. Ketika Nicole ke sini, dia langsung ingat dengan Ronald dan Annisa. Dia ingat dari Annisa yang masih menyimpan sebuah gelang waktu SD yang sekarang masih dipakai oleh Annisa. Saat melihat ada seorang anak yang merangkul kaki Annisa, Nicole sempat menebak bahwa itu adalah keponakannya. Ketika itu juga, Annisa memperkenalkan bahwa ini adalah anaknya dan saat itu juga, Nicole pun pun kaget melihat Annisa sudah menikah. Yang membuat Nicole kaget adalah Annisa menikah dengan sahabat lamanya.         Setelah itu, mereka pun ngobrol-ngobrol. Beberapa menit kemudian, Morgan melihat Renata, dia pergi ke Renata dan memperkenalkan ke sahabat lamanya. Renata pun kenalan dengan mereka, mereka pun juga kenalan. Mereka juga menyuruh anaknya kenalan. Morgan dan lain pun baru tahu nama anaknya adalah Rosa. Setelah kenalan, Renata pun mengajak Rosa main pasir bareng. Sedangkan Morgan, Renata, Ronald, dan Annisa pun ngobrol-ngobrol bareng.         Mereka membahas tentang masa setelah pindah sekolah. Mereka pindah sekolah disana, merasa jenuh waktu awalnya, tetapi setelah beberapa tahun lamanya sekolah disana, mereka pun mulai terbiasa. Mereka pun bercerita mengapa bisa menikah juga.         Ronald dan Annisa menikah, saat menginjak lulus SMA. Mereka bertemu, karena saat SMA mereka satu sekolah dan bahkan satu kelas juga. Mereka menginjak kelas 2 SMA pacaran dan setelah beberapa bulan pacaran, mereka saling memperkenalkan ke orang tua mereka. Setelah itu, menginjak kelulusan mereka di restui untuk menikah. Mereka pun akhirnya menikah, setelah kelulusan.         Mereka menikah di Inggris dan ketika menginjak baru seminggu menikah,  Annisa pun hamil.         Setelah mengobrol tentang mereka, mereka pun juga tanya tentang Morgan pacaran. Ketika itu juga, dia cerita bahwa pacaran ini terjadi dalam waktu singkat dam itu awal masuk SMA. Hal ini yang mengawalinya adalah dari Renata yang merupakan kakak kelas Morgan dan ini terjadi di rumah sakit, karena saat itu Renata habis di operasi karena akibat dari benturan mantan pacarnya sampai pingsan.         Awalnya sih ini dari pacarana bohongan, tapi kelamaan jadi pacar sungguhan dan sampai sekarang. Kemudian Ronald dan Annisa pun tanya, kalau Nicole sudah punya apa belum, Nicole jawab “ sudah dong ”.         Kemudian mereka bertanya-tanya dapat pacar darimana. Ketika itu juga, Nicole pun cerita, dia ketemu pujaan hatinya itu dirumahnya. Saat itu kejadiannya waktu sedang barbeque an di rumah sepupunya di China. Hal ini terjadi, ketika saat itu yang lain sedang asyik panggang sosis dan lainnya. Ketika itu, dia diajak ke taman belakang yang tembus dengan taman depan dan saat itu ada yang lihat. Saat sedang berdua, tiba-tiba Nicole diberi sebuah kalung yang ada namanya Nicole. Saat itu juga yang mengintip pun mengeluarkan suara “ cieee….. ” dan saat itu juga, yang lain pun tahu bahwa Nicole di tembak oleh Daniel ( pacar Nicole )  dan di terima.         Setelah selesai itu, mereka semua pun tertawa-tertawa, karena mendengarkan cerita-cerita yang unik saat pacaran dan menikah.         Setelah asyik-asyik ngobrol, Nicole memanggil Sherin yang juga teman lama mereka. Mereka pun ngobrol-ngobrol lumayan lama sampai jam makan siang. Tepat jam 12, Morgan mengajak yang lain, termasuk Ronald dan Annisa serta anak mengajak makan di dekat pantai.         Mereka makan beberapa macam, mulai dari ikan, udang, sampai cumi. Mereka pun makan dengan nikmat. Setelah selesai makan, mereka lanjut main lagi membuat istana pasir dan juga ada yang ngobrol, selain itu juga ada yang belajar surfing disana.         Mereka pun tidak terasa jam sudah menunjukan pukul 4 sore dan siap-siap kembali ke hotel. Ronald dan Annisa pun juga diajak ke hotel.         Mereka berangkat beriringan. Mobil yang dibawa oleh Ronald adalah Mustang. 2 orang ada yang ikut Ronald untuk bantu jaga si Rosa yang suka berdiri-berdiri di mobil.         Sesampai di hotel, semua pun langsung mandi secara bergantian, termasuk Ronald dan Annisa serta anaknya juga.         Setelah selesai mandi semua, mereka pergi makan bareng di restoran dekat hotel ini. Mereka menggunakan baju santai karena cuaca di sini sedang panas. Mereka pun berangkat bareng.         Setelah sampai di restoran, mereka pun memesan makanan. Mereka juga memesan bubur untuk Rosa. Setelah selesai memesan makanan, mereka pun ngobrol-ngobrol berbagai hal.         Sampai tidak terasa makanan pun datang. Mereka pun menikmati makanan tersebut. Setelah selesai makan, mereka pun ngobrol-ngobrol lagi sebentar dan kemudian Ronald dan Annisa pun pamit pulang dan lainnya pun juga pulang, karena sudah malam. Mereka pun berpisah.         Morgan dan lainnya pun kembali ke hotel. Sesampai di hotel, Renata dan lainnya langsung pulang, karena sudah malam.  
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN