First Love

1461 Kata
    Besok pagi Nicole sama adiknya berangkat sendiri dengan naik mobil Camaro milik Nicole yang ada digarasi dan Morgan berangkat naik Nissan GTR, karena dia mau menjemput Ce Renata untuk berangkat sekolah. Morgan pun berangkat lebih pagi ke rumah Ce Renata, tetapi dengan alasan mau kerja kelompok.      Dia pun berangkat menjemput Ce Renata di rumahnya. Saat sampai dirumahnya Ce Renata, dia pun diajak masuk oleh Papanya Ce Renata sambil menunggu Ce Renata selesai. Saat Ce Renata turun dia pun terbengong karena kecantikannya. Ketika sudah mendekat, Renata ( panggilan Morgan) pun langsung menanyakan bagaimana cantik ndak aku dan Morgan pun menjawab cantik. Setelah itu, mereka pun pamit untuk berangkat ke sekolah, Renata pun dipapah dengan Morgan karena masih harus latihan lagi terhadap jalan. Mereka pun dimobil bercanda sambil bertanya tentang keluarganya Morgan dan Nicole, Nicole berencana nanti mau ke rumahnya Morgan setelah pulang sekolah. Morgan pun memperbolehkan tapi nanti sore aja setelah selesai semua, Morgan akan menjemputnya. Setelah mengobrol itu, mereka pun sampai disekolah dan Morgan pun parkir mobil dulu, kemudian dia membantukan Ce Renata turun dari mobil dan kebetulan kelihatan Ce Amanda dan Ce Lidya yang menuju ke arah mereka untuk membantu membawa Ce Renata dengan naik kursi roda ke kelasnya. Tetapi di tengah perjalanan ke kelas, dia bertemu dengan Ko Andri dan saat itu juga Ce Renata langsung meminta untuk mendorongnya ke jalan yang lain, tetapi sebelum itu Ko Andri kelihatan Ce Renata lewat dan langsung mengejarnya. Tetapi saat mau ke arah belokan yang Ce Renata lewat, langsung dicegah oleh Morgan dengan kuat menahan Ko Andri karena Ko Andri juga memaksa lewat. Setelah Ce Renata masuk kelas Ko Andri dilepas, tetapi Ko Andri langsung membalas dengan memukul Morgan sampai mengenai wajahnya. Tetapi dia tidak mau melawan karena ini disekolah. Setelah itu, bel bunyi dan saat masuk kelas Nicole dan kawan-kawannya melihat wajah Morgan yang bengkak dan langsung pergi ke mejanya Morgan dan menanyakan tentang wajahnya kok bisa bengkak. Morgan pun akhirnya mau menjelaskan kalau dia habis dipukul oleh Ko Andri. Setelah mendengarkan itu, Andre pun ditahan oleh Jane agar tidak ke kelas Ko Andri. Ketika itu juga, dengan terpaksa Morgan pun pergi ke ruang kepala sekolah untuk melaporkan apa saja yang dihadapinya, termasuk mengapa Ce Renata kemarin sekitar 2 minggu tidak masuk. Setelah dipahami, Morgan disuruh kembali ke kelas dan kepala sekolah pun menyuruh salah satu guru untuk memanggil Ko Andri. Setelah dipanggil, Ko Andri pun masuk ke ruang kepala sekolah. Ketika itu juga Ko Andri di marah habis-habisan dan sebagai bahan pertimbangan kepala sekolah, dia di DO dari Percieve High School ini.      Setelah dari ruang kepala sekolah, dia pun kembali ke kelas dan mengambil tasnya. Setelah itu, dia pun keluar kelas dan pulang. Sedangkan yang lainnya sedang mengikuti pelajaran lagi sampai bel istirahat berbunyi.     Saat bel berbunyi semua pun keluar berhamburan, sedangkan Ce Amanda, Ce Lidya dan Ce Vika di kelas menemani Ce Renata yang masih butuh latihan kembali untuk berjalan. Disaat itu juga, Morgan dan lainnya datang untuk menjenguk Ce Renata dan ketika Morgan datang Ce Renata mau pergi ke ruang musik untuk mainkan alat musik dan Morgan pun diajak untuk memainkan alat musik. Ce Renata memilih alat musik piano dan Morgan gitar. Mereka pun memainkan lagu " Mei Li De Shen Hua " dan mereka pun juga sambil nyanyi. Ketika mereka sedang memainkan alat musik, tiba-tiba ada guru yang masuk dan guru itu mendengarkan mereka memainkan alat musik dengan diam-diam. Ketika mereka sudah selesai, memainkan alat musik, tiba-tiba guru itu mendatangi ke mereka. Mereka pun dipuji oleh guru tersebut dan morgan baru tahu bahwa itu adalah guru seni musik untuk kelas 11. Ketika mereka sudah tahu, guru tersebut kemudian mengajak Ce Renata dan Morgan untuk tampil di acara lomba International yang diadakan untuk seluruh talent musik dan itu diadakan lombanya di China. Mereka pun menjadi senang, tetapi kemudian Morgan meminta ijin ke guru tersebut untuk mengajak teman-temannya Morgan dan Ce Renata, karena mereka juga pintar dalam memainkan alat musik. Setelah berundingan sama guru tersebut, akhirnya mereka disetujui oleh guru tersebut dan mereka tinggal tunggu di acc proposalnya oleh kepala sekolah. Ketika itu juga, bel istirahat berbunyi yang menandakan istirahat sudah selesai. Mereka pun kembali ke kelas masing-masing.     Ketika bel pulang berbunyi, semua siswa pun senang dan langsung meringkas buku dan alat tulis mereka ke dalam tas termasuk Morgan, Ce Renata dan lainnya. Sehabis itu, mereka pun keluar kelas dan janjian ketemuan di depan gerbang sekolah. Tetapi tiba-tiba Morgan dipanggil oleh guru seni musik tersebut yang bernama Pak Bram. Pak Bram menyuruh semua anak yang tadi mau ikut lomba International Talent Music untuk kumpul di ruang musik sebentar. Morgan pun memanggil Ce Renata dan lainnya. Setelah memanggil, mereka pun akhirnya datang ke ruang musik dan mulai berdiskusi untuk membahas jadwal untuk latihannya. Morgan memberi ide untuk latihan dirumahnya, karena ruangannya cukup luas untuk latihan dengan jumlah anak sekitar 16 orang. akhirnya mereka semua pun setuju dan mereka pun sudah di Acc oleh kepala sekolah juga. Mereka pun juga diberi tahu oleh pak Bram bahwa lombanya tersebut akan diadakan pada bulan Desember, tetapi tanggalnya masih belum diumumkan. Setelah selesai membahas, mereka pun pada pulang semua termasuk Morgan dan Ce Renata. Ce Renata pun menggunakan kursi roda yang di dorong oleh Morgan. Saat sudah dekat di mobil, dia pun mencoba untuk jalan dengan di temani oleh sahabatnya. Setelah itu, mereka melambaikan tangan ke arah temannya untuk pamitan.     Ketika di mobil, Ce Renata pun ngobrol bareng dan sesuai dengan janjinya Morgan mengantarkan ke rumahnya dulu, tetapi Ce Renata harus pulang dulu untuk membersihkan badan dulu dan juga Morgan pulang dulu dan membersihkan badan dulu. Setelah mengantar Renata pulang (panggilan Morgan), Morgan pun pulang dan mulai ngomong ke papa dan mamanya kalau dia sekarang lagi pacaran dengan seseorang dan nanti akan membawa cewek itu. Setelah itu, Morgan pun langusung ke kamar dan membersihkan badan. Setelah itu, dia pun siap-siap untuk berangkat ke rumahnya Ce Renata dan Papa mamanya Morgan pun menyiapkan makan buat nanti. Morgan pun pamit dan berangkat dengan naik mobil Lamborghini miliknya.      ketika diperjalanan kearah rumahnya Renata, dia merasa ada yang mengikutinya dari belakang dan karena dia merasa tidak tenang langsung menginjak gas lebih kencang. Tetapi ketika mendekati, dia mendadak menginjak rem dan hampir saja menabrak sebuah motor. Dia pun kaget dan memilih untuk menenangkan dulu, tetapi belum ada 2 menit orang yang naik motor itu menggedor-gedor kaca mobilnya dan menyuruh Morgan keluar. Ketika Morgan keluar, Morgan langsung dihajar tetapi dengan dia sudah pernah latihan memukul dan menghadang. Dia dapat menghajar balik orang tersebut meskipun dia sempat terkena pukulan di daerah pipinya. Ketika itu juga ada kerumunan orang datang dan ingin menghajar juga, tetapi untung di tahan oleh Morgan dan mereka langsung membawa ke kantor polisi. Setelah itu Morgan pun berlanjut ke rumahnya Renata.      Ketika sampai di rumah Renata, dia diajak masuk dulu dan diobati oleh orang tuanya karena kelihatan memar daerah pipinya dan setelah itu dia pun pergi bersama Renata kerumahnya.     Ketika sampai dirumahnya, Renata pun jalannya dipapah oleh Nicole dan juga Ce Lovi ke dalam rumah dan Morgan pun memarkirkan mobilnya terlebih dahulu. Setelah parkir, Morgan pun masuk kedalam rumah dan langsung kearah tempat Nicole dan lainnya kumpul. Morgan pun mengenalkan ceweknya kepada orang tuanya. Setelah berkenalan, mereka pun makan bersama dan berbincang-bincang dengan santai. Setelah selesai makan, Ce Renata diajak ke ruang alat musik dan dia langsung memegang alat musik piano dan memainkannya. Saat papa dan mamanya Morgan lewat, mereka mendengarkan suara nada yang bagus dan membuat hati menjadi tenang. Orang tuanya Morgan dan Nicole pun senang mendengarkan lagu yang dimainkan oleh mereka. Setelah memainkan alat musik itu, Renata pun diajak ke basement tempat beberapa mobil sport.     Ketika sampai disana dalam keadaan gelap, Renata pun bertanya ini dimana dan kemudian Renata disuruh menutup mata sambil tunggu hitungan sampai 3 baru buka. Ketika dia membuka mata, Renata pun terkejut melihat mobil sport dari Nissan sampai lamborghini yang berjumlah sekitar 10 mobil. Sama seperti temannya Morgan dan Nicole, tiba-tiba mamanya Morgan datang dan langsung mengatakan kamu boleh memilih mobil bebas untuk dibawa. Tetapi jangan dibawa dulu, karena kakimu masih sakit. Kemudian Renata pun memilih mobil Nissan 350Z dan langsung oleh Morgan di simpan dulu mobilnya. Setelah itu, Renata diajak oleh Nicole ke kamarnya dan dikamarnya Renata pun duduk sampai melihat-lihat ruang kamarnya yang besar. Sampai tidak terasa jam sudah pukul 9 malam dan Renata pun pamit untuk pulang diantar oleh Morgan ke rumahnya.     Sesampai dirumahnya Renata (panggilan dari Morgan dan Nicole), Morgan pun membantu menurunkan Ce Renata dari mobil dan dituntun sampai di dalam dan selanjutnya dituntun oleh suster. kemudian Morgan pun pamit ke orang tuanya dan Nicole. Setelah itu, Morgan pun pulang kerumah sambil mendengarkan lagu.      Sesampai dirumah, Morgan pun langsung belajar untuk besok. Setelah belajar, dia pun sempat menelepon Renata sambil bercanda gurau. Sampai tidak terasa jam sudah menunjukan pukul 12 malam. Mereka pun mengakhiri teleponnya dan tidur. 
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN