Before Camping

2023 Kata
    Sudah 2 bulan, mereka pun berpacaran dan tidak ada masalah yang mereka hadapi. Mereka pun saling memberi dukung dari latihan musik dan juga belajar untuk akademik. Morgan di sekolah pun mengikuti ekstrakulikuler dance dan juga basket. Sedangkan untuk Renata mengikuti ekstrakulikuler dance dan gambar.      hari ini adalah hari dimana hari terakhir ujian tengah semester. Semua pun belajar dengan serius demi mendapatkan nilai bagus. Morgan dan Renata pun juga belajar dengan tekun.      Setelah selesai ujian tengah semester, semua pun senang sambil bersorak sorai. Ketika itu, kelas menjadi gaduh sampai-sampai wali kelas pun mendiamkan dan akhirnya semua tenang. Setelah diam semua, wali kelas memberi informasi bahwa besok hari Senin ada camp sama kakak kelas 2. Semua pun senang, karena ada kegiatan outdoor untuk menghilangkan stress.     Setelah diberi secara spontan dari wali kelas, tiba-tiba kepala sekolah memanggil seluruh siswa kelas 10 dan kelas 11 untuk pergi ke ruang olahraga. Semua siswa kelas 10 dan 11 keluar dari kelas sambil disuruh bawa tasnya untuk sekalian langsung pulang. Sesampai diruang olahraga, semua siswa disuruh tenang dan semua siswa pun langsung diam untuk mendengarkan instruksi dari kepala sekolah. Kepala sekolah pun menjelaskan tentang yang diadakan besok Senin di Salatiga, yang berjarak kurang lebih 3 jam dari Semarang tempat mereka sekolah. Mereka disuruh bawa baju ganti minimal 3 pasang, jaket, sepatu, dan lainnya. Mereka pun juga merasa senang karena nanti disana ada  pembagian kelompok yang ternyata campur dengan kakak kelas saat disana. Mereka juga diberitahu untuk tidak usah bawa pakaian banyak-banyak. Setelah itu, mereka pun sudah diperbolehkan pulang, karena sudah tidak ada pembahasan lagi.      Saat jalan ketempat parkir mobil, Morgan, Nicole, Renata, dan Andre pun bergurau. Sesampai di tempat parkir, Morgan, Nicole dan Renata pun berpisah dengan Andre yang naik motor moge. mereka pun langsung masuk mobil dan membahas untuk persiapan besok senin.      Sesampai dirumah Renata, mereka hanya menurunkan Renata sambil pamitan dengan orang tuanya dan langsung pergi karena ada keperluan yang harus diurus. Setelah dari rumah Renata, mereka pun pulang, tetapi di tengah jalan mereka bertemu segerombol motor dan Morgan langsung menebak kalau itu Ko Andri. Morgan langsung menyuruh Nicole untuk pegang erat-erat di pegangan mobil dan Morgan langsung melakukan drift dengan melewati Ko Andri yang ada di depan dan setelah itu langsung menginjak gas lagi untuk menjauh dari Ko Andri. Setelah melewati Ko Andri, Nicole pun kaget melihat hal tadi yang dilakukan oleh Morgan. Tetapi Morgan langsung menenangkan perasaan Nicole dan lanjut perjalanan pulang ke rumah.     Sesampai dirumah, tepat ada Ce Lovi sedang ada di ruang tamu Nicole langsung merangkul Ce Lovi sambil menangis. Kemudian Ce Lovi tanya ke Morgan, " Kenapa ini sih Nicole ?", tanya Ce Lovi ke Morgan. Morgan pun menjawab, " Dia tadi kaget melihat aku mengendarai mobil dengan agak ugal-ugalan demi menghindar dari mantan kakak kelas yang dikeluarkan akibat membuat Renata sakit", ucap Morgan.     Setelah mengetahui itu, Ce Lovi langsung menenangkan Nicole yang menangis karena terkejut. Setelah itu, mereka masuk ke kamar masing-masing dan mulai menyiapkan barang-barang untuk besok senin dibawa. Mereka juga berencana malam mau membeli barang-barang yang belum ada untuk keperluan senin dan Morgan juga mengajak Renata beli barang untuk keperluan senin besok.     Sebelum pergi, Morgan dan Nicole pun berolahraga dulu dengan fitness sebentar kemudian baru membersihkan badan dulu baru pergi sama Renata. Mereka pun berangkat kerumahnya Renata pukul 18.30. Sesampai disana, mereka pun turun sebentar untuk tunggu Renata yang sedang ganti baju. Setelah selesai, Mereka semua pun pamit ke orang tuanya Renata dan langsung berangkat naik mobil Porsche. Mereka pun pergi supermarket untuk belanja keperluan hari senin dan juga membeli cemilan untuk dirumah.      Setelah itu, Mereka pun pergi untuk makan malam bersama sambil berbincang-bincang dan bergurau. Sehabis makan, mereka pun pulang ke rumah Renata, tetapi di tengah perjalanan mereka di kejar oleh gerombolan motor yang tidak lain adalah geng motor milik Ko Andri. Setelah Morgan tahu, Morgan menyuruh Nicole dan Renata untuk menelepon Andre dan lainnya. Sambil menelepon, Andre menyuruh Nicole dan Renata untuk pegangan gagangan pintu karena Morgan mau menambah kecepatan mobilnya. Ketika Morgan mau melakukan itu, Andre dan lainnya datang dari arah berlawanan yang dilewati oleh Morgan dan Mobilnya Morgan pun sudah melaju lebih jauh dari Geng Ko Andri. Morgan pun langsung mengantar Renata ke rumahnya.     Saat sudah sampai dirumahnya Renata dan saat baru turun dari mobil, tiba-tiba Renata muntah-muntah dan pingsan. Saat itu juga, Nicole pun langsung menekan bel beberapa kali dan ketika pintu baru dibuka, Morgan langsung membawa Renata masuk ke dalam kamarnya. Setelah Renata ditaruh dikamarnya,  Ko Hans dan Ce Hani tanya, " Renata kenapa kok bisa pingsan ?", tanya Ko Hans dan Ce Hani. " Saya tidak tahu, tapi tadi waktu diperjalanan ada suatu masalah yang mengharuskan saya menginjak gas lebih dalam", jawab Morgan.     Kemudian Ko Hans kembali masuk ke kamar Renata untuk mengecek dan ketika itu juga Morgan berbicara kepada Ce Hani bahwa tadi itu mereka dikejar oleh Ko Andri dan gengnya yang mengharuskan Morgan menginjak gasnya dan Morgan pun meminta untuk tidak memberi tahu kalau ada masalah ini ke Ce Hani. Setelah mengobrol, Morgan pun coba mengabari yang Andre dan Morgan pun diberitahu sampai akhirnya itu Morgan tertawa dan yang bikin Morgan kaget ternyata tadi segerombol motor yang lewat dari arah berlawanan itu adalah Andre dan the geng. Setelah itu, Andre memberi kabar bahwa Andre dan yang lainnya mau buat geng motor tetapi yang bersifat membantu dan besok mau ngadakan pertemuan dan yang cewek-cewek boleh ikut. Andre pun memberi tahu tempat bertemunya besok. Sehabis telepon, mereka pun berpamitan dengan yang lainnya dan ketika berpamitan Renata pun sadar dengan awal bermimpi memanggil Morgan sambil wajah ketakutan. Saat itu juga, Morgan langsung memanggil Renata agar sadar dan akhirnya sadar sambil ketakutan. Morgan pun mengelus-elus kepalanya supaya Renata tenang dan ketika sudah tenang, Morgan pun pulang ke rumah.     Saat diperjalanan, Morgan mengajak Nicole untuk besok ikut kumpul dengan lainnya di cafe. Nicole pun setuju ikut. Sesampai dirumah, jam sudah menunjukan pukul 11 malam dan mereka pun langsung masuk kamar untuk tidur.      Besok setelah bangun pagi, Morgan dan Nicole olahraga jalan pagi dan jogging sama Ce Lovi dan adiknya. Setelah itu, Morgan memanaskan mesin motor Ducati 1000 cc miliknya yang nanti akan dipakai untuk pergi ke cafe. Setelah selesai itu, Dia pun membersihkan badan kemudian sarapan dan latihan alat musik lagi. Setelah itu, dia siap-siap untuk pergi ke cafe yang dikasih tahu oleh Andre dan dia juga pergi bareng Nicole.      Sebelum berangkat, mereka pun berpamitan dengan papa, mama dan ce Lovi. Setelah itu, langsung berangkat. Saat diperjalanan, tiba-tiba dia bertemu dengan seseorang yang menggunakan motor sewarna dengan geng Ko Andri waktu di lampu lalu lintas. Saat lampu hijau, dia pun langsung jalan agar tidak ketahuan. Tetapi tidak sesuai dengan prediksi yang dipikirkan,  Morgan pun terendus seseorang yang tadi ada sebelahnya dan ternyata bukan orang saja, tetapi ada 5 motor yang mengejarnya. sebelum melakukan wheelie agar lebih cepat, Morgan menyuruh Nicole merangkul perut Morgan dengan erat dan setelah itu, Morgan langsung melakukan hal itu. Setelah beberapa detik kemudian, Morgan pun sudah tidak kelihatan geng itu lagi dan langsung pergi ke cafe itu.     Sesampai disana, Nicole terlihat tegang akibat dari tadi dan temannya yang sudah ada disana terutama yang cewek-cewek langsung keluar untuk menyapa. Tetapi ketika keluar, seperti Dinda, Yessie, Cindy, Sandra dan Jane kaget melihat Nicole mual-mual. Ketika itu juga, yang cewek-cewek tanya kok bisa begini kenapa, kemudian Morgan pun menjelaskan bahwa tadi dia sempat bertemu dengan geng Ko Andri di lampu lalu lintas. Kemudian Nicole pun dituntun oleh cewek-cewek, sedangkan untuk yang cowok-cowok pun membahas tentang hal tadi. Karena Morgan sudah mengenal sifat Jason yang emosian langsung Morgan pun menahan agar tidak terjadi ribut. Setelah itu, mereka pun mulai membahas tentang geng yang akan mereka buat. Tetapi mereka tunggu ada Renata agar adil dalam menentukan namanya.     Setelah membahas itu, mereka pun mencari tempat untuk basecamp. Mereka pun berkeliling bebarengan dan akhirnya mereka pun menemukan tempat yang cocok. Tempat itu adalah warkop milik Pak Malik yang merupakan dulu tetangganya Andre. Mereka pun berundingan dengan Pak Malik dan akhirnya mereka diperbolehkan. Mereka pun juga memulai berunding untuk mencari nama, tetapi untuk menentukan namanya mereka meminta tolong Renata yang memilihkan, maka Morgan dan Nicole pamitan untuk pergi ke rumahnya Renata. Tetapi ketika mau berangkat, mereka ditahan suruh karena yang lain mau ikut. Akhirnya Morgan pun menunggu mereka. Mereka pun akhirnya berangkat dan mereka tidak lupa untuk pamitan dengan Pak Malik.     Sesampai di depan rumah Renata, Morgan pun memanggil satpamnya suruh bukakan pintunya. Setelah dibuka, Mereka pun masuk untuk memarkirkan motornya dan mengetuk pintu rumahnya. Saat dibuka, Renata pun kaget karena semua temannya datang untuk menjenguk Renata. Setelah mengobrol sebentar diluar, mereka pun diajak masuk oleh Renata dan mengobrol di taman belakang. Morgan pun mulai untuk membuka pembicaraannya tentang membahas untuk nama geng yang akan mereka bentuk. Morgan memberi pilihan kepada Renata untuk memilihkan namanya. Namanya ad Sun Racing, Star Rising, Duclub, dan Bradak Club. Renata pun berpikir sebentar dan akhirnya Renata pun memilih Bradak Club karena namanya bagus dan cocok untuk orang-orangnya. Akhirnya mereka semua pun setuju dan ketika berbicara, tiba-tiba asisten rumah tangganya Renata datang mengantarkan minuman sirup untuk semua. Mereka pun ngobrol-ngobrol lagi sampai akhirnya jam sudah menunjukan pukul 4 sore dan mereka pun pamit untuk pulang.      Mereka semua pun langsung pulang kerumah masing-masing, tetapi yang ada goncengannya mereka mengantarkan pulang dulu. Sesampai dirumah, Morgan dan Nicole pun ganti baju dulu kemudian lanjut fitness baru membersihkan badan terus makan malam sama keluarga sambil mengobrol. Mereka pun juga membahas tentang geng yang akan mereka dan teman-temannya buat. Sehabis itu, mereka meminta ijin untuk mengadakan touring yang rencana diadakan minggu depan di Jogja atau Solo selama kurang lebih 2 hari. Mereka pun diijinkan, tetapi dengan ada syarat tidak boleh ada pertengkaran antara geng motor lain, tidak boleh kebut-kebutan, dan sebagainya. Mereka menurut dan setelah makan, mereka mulai latiha kembali memainkan alat musik untuk persiapan akhir tahun nanti di China. Mereka mencoba memainkan lagu " Power Of Love ". Setelah selesai belajar alat musik, mereka semua pun istirahat tidur.     Besok hari Minggu, mereka tetap aktif olahraga dengan jogging dan jalan di rute balapan yang ada di sebelah rumahnya. Sehabis itu, mereka mulai menata barang yang besok akan dibawa untuk kegiatan camp di villa. Ketika mereka sedang mengepak barang yang besok dibawa, tiba-tiba ada bunyi suara di hp Morgan dan ketika itu juga Morgan mengangkat telepon tersebut. Morgan pun bertanya lewat telepon, " Halo, ini siapa ?" , tanya Morgan, Kemudian ada yang ngomong, " Ini dari Bu Shera wali kelasmu Morgan " ucap Bu Shera.  Morgan pun langsung menjawab, " Ooh Bu Shera, kenapa Bu ? " , tanya Morgan. " Morgan, saya mau tanya apakah bisa besok untuk kegiatan pergi camp meminjam 2 mobilmu, karena untuk beberapa guru tidak bisa naik bis karena tidak cukup dan juga semua guru di sekolah ini yang hanya punya mobil cuma beberapa, selain itu mobil mereka tidak bisa dipakai. Bagaimana Morgan ? " , tanya Bu Shera. Morgan menanggapinya, " Bisa Bu, kira-kira berapa orang ya ? "  " sekitar 11- 13 orang. " , jawab Bu Shera. Kemudian Morgan pun menjawab, " Baik bu, bisa diatur. "     Setelah itu, Bu Shera pun menutup telepon dan Morgan menyelesaikan mengepak pakaian buat besok terlebih dahulu. Setelah itu, Morgan pergi ke kamar Nicole untuk memberitahu bahwa besok mereka disuruh bawa mobil, karena guru-guru tidak ada mobil yang bisa dibawa. Setelah itu, Morgan dan Nicole pun meminta ijin ke orang tuanya untuk besok pergi camp  minta ijin bawa mobil dan akhirnya diperboleh dengan perihal tidak boleh kebut-kebutan. Setelah itu, mereka pun pergi ke garasi untuk memilih mobil yang besok akan dipakai buat pergi ke villa tempat mereka camp. Mereka akhirnya memilih mobil Hummer H2 dan Nissan Skyline GT-R R36 keluaran terbaru. Sebelum besok dibawa, Mereka mengetes kendaraan tersebut dulu, agar besok tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Setelah mengetahui ada yang kurang, mereka pun pergi ke bengkel milik papanya Morgan dan Nicole.      Di bengkel, mereka minta mengisi Nitrogen semua ban dan mengecek oli. Setelah itu, mereka pergi ke pompa bensin untuk mengisi bensin dengan penuh. Setelah itu, mereka pulang dan istirahat untuk besok. Mereka dirumah melakukan aktifitas olahraga, latihan alat musik lagi sampai tidak terasa jam sudah menunjukan makan malam dan mereka pun makan malam bersama. Setelah itu, mereka mengisi kegiatan dikamar masing-masing untuk persiapan besok.  
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN