Besok pagi mereka bangun jam 6 dan langsung olahraga sebentar selama beberapa menit. Setelah itu, mereka langsung mandi dan siap-siap untuk di jemput oleh Mia. Setelah selesai semua, mereka langsung menunggu di bawah sebentar sambil keliling melihat gedung-gedung yang menjadi tempat mereka kuliah nanti. Setelah selesai melihat, mereka kembali lagi dan langsung berangkat yang kebetulan Mia sudah menunggu. Mia ternyata baru saja sampai.
Hari ini Morgan yang menyetir mobil lagi dan kali ini mobil yang dibawa oleh Mia adalah Nissan GTR milik papanya yang kebetulan mobilnya sedang di servis. Mereka pun berangkat ke kantor. Mereka pun ngobrol-ngobrol lagi saat diperjalanan ke kantor.
Sesampai di kantor, mereka langsung pergi ke ruang direktur dan di ruangan tersebut terdapat 3 meja dan 3 kursi, yang dimana 2 meja dan kursi untuk Morgan dan Nicole. Sedangkan 1 lagi untuk Mia yang dimana itu sudah menjadi meja dan kursi selama 2 bulan.
Ketika mereka mau jalan ke meja mereka, Morgan dan Nicole melihat foto di meja Mia dan mereka bertanya cowok itu siapa. Ketika menanyakan itu, Mia memberi tahu bahwa itu adalah pacarnya dia yang sekarang sedang menempuh kuliah S2 di Nevada dan ketika mereka dengar Nevada, Morgan langsung memberitahu bahwa pacarnya juga kuliah disana dan juga pacarnya Nicole. Mereka pun ngobrol tentang pacar masing-masing sambil bercanda.
Ketika lagi asyik-asyik ngobrol, tiba-tiba ada orang yang masuk dengan mengatakan permisi dan langsung jalan mengarah ke Mia. Kemudian mereka diam sesaat, orang tersebut memberi berkas yang berisi data-data kantor ini. Ketika Mia sudah menerima, Mia pun mulai memperkenalkan orang ini ke Morgan dan Nicole, bahwa ini adalah sekretaris yang akan kerja bersama mereka. Sekretaris tersebut bernama Charlotte dan dia umurnya berbeda 3 tahun dari mereka. Dia sekarang menginjak kuliah akhir semester. Dia sudah bekerja di kantor ini kurang lebih hampir 2 tahun. Mereka pun berkenalan juga sambil bercanda-canda sedikit.
Setelah itu, mereka lanjut kerja lagi sampai jam makan siang. Ketika menginjak jam makan siang, mereka diajak oleh Mia, Charlotte dan beberapa temannya yang bernama Ainsley, Adam, Sophia, dan Emma. Mereka diajak makan ke restoran steak yang dekat dengan kantor.
Mereka menggunakan 2 mobil yaitu mobil Chevrolet Camaro milik Ainsley dan mobil Nissan GTR milik Mia. Mereka pun di mobil bercanda-canda dan nyanyi-nyanyi sambil melepas penat.
Sesampai di resto, mereka pun memesan makanan minuman. Setelah selesai memesan, tiba-tiba Morgan memilik sebuah ide membuat proyek untuk dapat menambah kerjasama dengan klien. Kebetulan kantor papanya mengarah ke desain dan Morgan serta Nicole suka menggambar dan desain. Mereka berencana ingin mengubah semua tembok dengan diberi sebuah design dari hasil nanti menggambar mereka. Mereka berencana kalau bisa minggu depan sudah bisa mendapat acc dari papanya Morgan. Setelah mengobrol, makanan pun datang dan mereka semua menyantapkan makanan tersebut.
Setelah selesai makan, mereka langsung kembali ke kantor dan Morgan menyuruh Charlotte nanti jam 2 siang untuk memanggil seluruh kepala bagian untuk kumpul di ruang rapat membahas projek baru yang kemungkinan akan dilaksanakan.
Ketika itu, Morgan kembali ke ruangannya tadi untuk mulai membuat Power point untuk pembahasan nanti dan Morgan berencana akan melakukan telepon video dengan papanya untuk menanyakan apakah boleh jika kantornya ini di renovasi.
Menginjak pukul 01.45 siang, Morgan menyuruh Charlotte untuk memanggil seluruh kepala bagian untuk kumpul di ruangan rapat. Setelah seluruh kepala bagian datang, Morgan mulai dengan menelepon papanya dengan menggunakan video call.
Ketika telepon tersebut diangkat, Morgan mulai berbicara dengan membicarakan ide dari Morgan. Setelah membahas itu, papanya Morgan mengatakan boleh, tetapi dipikirkan juga pembiayaannya apakah mencukupi untuk melakukan itu. Setelah itu, Morgan pamit untuk menutup telepon tersebut.
Setelah disetujui, Morgan mulai membahas tentang idenya tersebut. Morgan pun menjelaskan bahwa dari melihat sekeliling gedung ini, dia ingin merenovasikan gedung ini. Untuk dana yang diperkiraan bisa mencukupi.
Setelah Morgan membahas, ada beberapa kepala bagian menanyakan beberapa hal, seperti orang yang mengecatkan siapa dan masih ada yang tanya lain lagi.
Setelah selesai yang bertanya, Morgan mulai menjawab bahwa untuk gedung tersebut di cat oleh anggota kantor kita sendiri dan harus diseleksi yang pintar mengecat dan ini akan dibantu oleh Morgan dan Nicole beserta Mia dan Charlotte yang juga pintar dalam melukis. Yang lain pun setuju dan kalau bisa dikerjakan per 1 hari gentian yang mengecatnya, seperti misalkan hari ini Morgan, Nicole, Charlotte, Mia dan 2 orang lagi untuk lantai 4. Morgan pun juga menjelaskan bahwa untuk pembagiannya disesuaikan dengan tiap lantainya.
Setelah semua setuju, Rapat pun diselesaikan dan kebetulan jam menunjukan pukul 4 sore lebih. Morgan, Nicole dan Mia pun pulang. Charlotte pun diajak pulang juga. Mia dan Charlotte mengantar mereka pulang ke asrama kampus mereka.
Sesampai di lobi asrama, Mereka pun pamit dan Morgan sama Nicole langsung masuk ke kamar masing-masing. Ketika Morgan masuk ke kamar, dia melihat ada teman baru yang di kamar tersebut dan dia pun langsung berkenalan dengan teman baru tersebut yang bernama Josh. Dia berasal dari Eropa dan mengambil jurusan yang sama dengan Morgan yaitu jurusan Design Interior.
Sedangkan dikamar Nicole juga ada anak baru dan dia pun kenalan. Nama anak baru tersebut adalah Janice dan dia berasal dari Eropa. Mereka ngobrol berbagai macam dan Nicole baru tahu bahwa dia masuk jurusan DKV.
Setelah selesai mengobrol, Morgan dan Nicole mengajak teman barunya makan malam bersama. Mereka pun janjian jam 7 keluar dari asrama.
Sambil menunggu jam 7, mereka semua pada mandi dan ketika sudah selesai mandi dan sudah siap semua, Morgan dan Josh turun dulu di lobi sambil menunggu yang cewek-cewek.
Ketika Nicole dan Janice keluar dari lift, Josh memperkenalkan Janice ini adalah adik kembarnya dan Morgan memperkenalkan Nicole ini adalah adik kembarnya. Mereka pun saling berkenalan dan setelah itu, mereka berangkat dengan mobil milik Josh. Mobil yang dibawa adalah Mustang.
Mereka pun langsung berangkat ke tempat makan yang dikasih tahu oleh Josh. Sesampai disana, mereka pun langsung memesan makanan. Mereka memesan steak, karena restoran ini terkenal steaknya. Setelah memesan makanan sambil menunggu, mereka pun ngobrol-ngobrol tentang hal-hal di Indonesia dan Eropa serta juga Amerika, karena Josh dan Janice sudah 3 tahun disini.
Ketika sedang asyik-asyik ngobrol, Josh baru ingat bahwa ada spot foto yang bagus di bagian belakang resto tersebut. Josh mengajak Morgan dan lainnya foto bareng, tetapi ketika mau berdiri makanan mereka pun datang dan mereka kembali lagi ke tempat duduk. Mereka pun menikmati makanan tersebut dengan nikmat.
Sehabis makan, mereka pergi ke taman belakang restoran tersebut untuk melihat-lihat spot foto. Mereka pun foto secara bergantian dan terakhir foto wefie.
Setelah selesai foto, mereka pun pulang ke asrama lagi. Ketika diperjalanan ke asrama, Morgan ditelepon oleh papanya, dia minta tolong ke Nicole untuk mengangkatnya karena dia lagi nyetir.
Ketika mengangkat telepon, Nicole mulai ngobrol dengan papanya dan mendekati akhir percakapan, papanya Morgan dan Nicole memberitahu bahwa di garasi khusus sudah ada mobil yang bisa kalian pakai untuk pergi-pergi. Ketika mengetahui itu, Nicole menjawab ok dan setelah itu, Nicole mengatakan terima kasih dan sampai jumpa. Setelah itu, teleponnya pun dimatikan.
Setelah selesai makan, Nicole memberitahu ke Morgan kalau mulai besok kita pulang tidak bareng dengan Mia lagi. Morgan pun setuju saja.
Sampai tidak sadar kalau sudah sampai di tempat parkir asrama tersebut. Setelah turun, Morgan dan Josh pisah dengan Nicole dan Janice ke kamar masing-masing. Mereka semua istirahat karena besok Morgan dan Nicole kerja.