Jam menunjukan pukul 03.30 pagi, Morgan, Renata, Nicole, dan Daniel sudah bangun dan siap-siap untuk mandi. Setelah selesai mandi, yang lain juga sudah pada bangun dan juga siap-siap untuk mandi. Setelah semua selesai mandi, mereka mulai mengecek barang agar tidak ada yang lupa dan mereka langsung berangkat naik 2 mobil yang disetir oleh supir papanya Morgan dan Nicole.
Sesampai dibandara, mereka melihat jam masih 05.30, mereka pun beli cemilan dulu untuk dipesawat. Setelah semua sudah selesai membeli cemilan, mereka pun langsung check in tiket pesawat dan tunggu pintu kearah gerbang pesawat dibuka.
Ketika dibuka, mereka langsung masuk ke pesawat tersebut dan mereka duduk di tempat VIP, karena kemarin mereka pesawat tiket yang VIP. Mereka pun mengobrol selama di pesawat sampai akhirnya mendarat.
Setelah mendarat, mereka pun menunggu koper mereka di ruang tunggu pengambilan koper. Setelah itu, mereka mencari taksi dan langsung ke hotel untuk istirahat sebentar.
Sesampai dihotel, mereka pun main kartu yang kebetulan dibawa oleh Morgan agar tidak bosan sambil menunggu jam pesawat. Mereka pun main sampai jam 12 siang, setelah itu mereka makan siang di hotel.
Setelah makan, mereka pun pergi ke jalan-jalan sebentar sampai jam 5 sore. Setelah jalan-jalan, mereka pun mandi bergantian sampai jam 7. Setelah itu, mereka pun lanjut untuk makan malam diluar sekalian untuk check out hotel. Mereka makan malam restoran steak.
Mereka pun memesan tenderloin steak dan sirloin steak. Setelah selesai makan, mereka langsung pergi ke bandara. Ketika sampai dibandara, mereka mendapatkan kabar bahwa jam pesawatnya dimajukan menjadi pukul 22.30. Untung saja, mereka sampainya dibandara tepat waktu.
Mereka pun langsung check in dan langsung naik ke pesawat. Mereka pun duduk di tempat VIP. Ketika pesawat berangkat, mereka semua pun tertidur pulas kecuali Morgan, Daniel, Derren dan Andre yang masih terbangun. Mereka pun mengobrol sebentar, setelah tertidur pulas juga.
Ketika jam 4 pagi, mereka semua pun sudah terbangun dan mereka memesan kopi agar tidak mengantuk nanti. Ketika kopinya datang, mereka pun menikmati kopi tersebut sambil mengobrol. Mereka pun membahas sebuah tema tentang music, mulai dari Asia sampai Eropa.
Sampai tidak terasa, pesawat mereka akan mendarat di Jepang. Teman Morgan, Nicole dan Cindy pun sudah diberitahu jam mereka akan darat. Mereka pun mendarat pukul 7 pagi. Setelah mendarat, mereka pun mengambil koper-koper di tempat pengambilan koper. Setelah itu, mereka pun langsung mencari temannya tersebut dan akhirnya mereka ketemu dengan temannya yang bernama Sherlin. Dia tidak datang sendiri, ada temannya juga yaitu Vanessa, Akiko, Akira dan Atsushi. Mereka pun langsung memasukkan barang bawaannya. Morgan 1 mobil dengan Sherlin, Sean dan Renata. Setelah itu, mereka langsung berangkat ke rumahnya Sherlin.
Ketika diperjalanan, mereka pun bercerita berbagai macam dari masa Morgan Renata dapat pacarana dan juga rencana Sean akan tembak Reina. Sherlin pun langsung memberitahu tempat yang cocok untuk mengungkapkan isi hati Sean.
Sampai tidak terasa sudah sampai dirumahnya Sherlin yang cukup besar dan minimalis. Sesampai disana, mereka pun menaruh barang di kamar yang sudah disediakan oleh Sherlin dan keluarganya dan kebetulan orang tuanya sedang ada kerjaan di luar negeri. Setelah menaruh barang, semua pun langsung mandi secara bergantian.
Setelah mandi, mereka semua pun sarapan pagi. Mereka pun makan bareng Sherlin, Vanessa, Akiko, Akira dan Atsushi. Ketika mereka ngobrol bareng, mereka baru tahu kalau Akiko, Akira dan Atsushi sudah fasih dalam Bahasa Indonesianya. Mereka pun mengobrol tentang hal-hal yang ada di Indonesia, kemudian mereka juga cerita tentang sekolah mereka tentang berbagai macam mulai dari pertama kali bertemu kakak kelas dan adik kelas yang sekarang menjadi pacar dan sahabat. Ketika selesai membahas itu, Reina pun tanya toiletnya dimana sama Sherlin. Sherlin memberitahu arah ke toilet tersebut. Ketika Reina ke toilet, Morgan langsung memanggil yang lain untuk membahas nanti sore untuk pergi ke taman untuk membantu Sean menembak Reina.
Setelah Reina kembali, mereka langsung membahas yang lain. Sherlin pun mau mengajak yang lain untuk pergi ke taman dekat sini. Mereka pun janjian untuk pergi ke taman tersebut sekitar jam 4 sore.
Setelah selesai mengobrol, mereka pun istirahat sebentar karena capek. Mereka pun jam 2 siang bangun dan mandi untuk siap-siap pergi ke taman, mereka juga berencana habis dari taman lanjut makan malam.
Setelah semua selesai mandi, mereka langsung berangkat ke taman tersebut. Ketika sampai ditaman, mereka pun berhamburan menjadi beberapa kelompok. Morgan, Renata, Nicole, Reina, Akira, Daniel, Vika dan Sean pergi ke arah kolam yang ada ikannya. Sedangkan Reina, Sherlin, Vanessa, Lidya, Andre, Jason, Cindy, Akiko dan Joshua pergi ke taman sisi lain. Ketika sedang asik-asik ngobrol, mereka mulai menjalankan skenarionya dengan awal mengirim SMS ke Sherlin dan lainnya untuk memberi alasan ke Reina mau pergi sebentar. Ketika semua itu berjalan, Sean pun mulai jalan ke tempat Reina.
Ketika sampai ditempat Reina duduk, Sean pun menyapa dan mengajaknya foto selfie bareng di pendopo dekat sungai. Ketika sampai disana, Sean pun mengajak foto selfie beberapa kali. Setelah foto, Sean memberi sebuah pertunjukan yang tiba-tiba ada sebuah kalung yang ada gantungan hati. Ketika kalung itu ada ditangan, Sean langsung menembak Reina dan Reina ketika itu juga langsung menerimanya. Ketika Reina menerima isi hati Sean, tiba-tiba Morgan dan lainnya langsung ramai dan ketika itu juga Reina kaget dan juga Sean. Reina pun akhirnya punya pacar dan setelah itu, mereka pun foto bersama. Setelah itu mereka makan malam di restoran sushi yang di ajak oleh Sherlin. Sean minta ke Sherlin untuk dia yang bayar.
Mereka pun memesan makanan sashimi dan lainnya. Setelah selesai makan, mereka pun pulang dan Sherlin besok mengajak ke tempat kumpul anak remaja dan disana sering dijadikan tempat balapan mobil. Selain itu, Sherlin besok mau memperkenalkan pacarnya dan beberapa temannya juga lagi.
Sesampai dirumah, Akira, Atsushi, Vanessa, dan Akiko pun langsung pulang karena sudah malam. Setelah itu, Morgan dan lainnya ngobrol bareng sambil disediakan minuman. Mereka pun mengobrol sampai pukul 1 pagi dan setelah itu tidur karena sudah mengantuk dan capek.
Besok pagi, semua pun jam 6 sudah bangun dan siap-siap olahraga ditaman kemarin. Mereka pun langsung berangkat bareng ke taman dengan jalan kaki. Mereka pun jalan pagi selama 1 jam dan setelah itu, mereka pulang untuk mandi dan siap-siap pergi. Mereka berencana akan bertemu dengan pacarnya Sherlin di restoran milik pacarnya. Mereka pun berangkat sekalian makan siang.
Sambil menunggu jam 12, mereka pun ngobrol bareng sambil nonton film horror. Sehabis nonton, mereka pun langsung siap-siap berangkat menggunakan mobil Sherlin yaitu Honda S2000, Mazda RX-7, Honda Civic Limited edition dan Toyota Supra. Morgan satu mobil dengan Renata, Reina, dan Sean menggunakan mobil Supra. Mereka pun beriring-iringan ke Resto pacarnya Sherlin.
Ketika sampai di restoran pacarnya Sherlin, mereka pun duduk sesuai nomor yang sudah disediakan. Ketika mereka duduk, tiba-tiba ada cowok sedang pakai jas dengan penampilan kekar dan juga ganteng datang ke tempat mereka makan. Ketika itu, Sherlin langsung memanggil dengan sebutan “ Beb ”. Dia pun memperkenalkan ke Morgan dan lainnya juga. Mereka pun mengobrol bareng dan ternyata nama pacarnya Sherlin adalah Bryan. Dia juga memiliki usaha bengkel dan selain itu, dia juga suka dunia otomotif, sehingga mereka membahas sedikit tentang mobil-mobil. Bryan juga cerita beberapa mobil milik Sherlin dan keluarganya sering servis di temapatnya dan 4 mobil yang mereka naik itu hasil modifikasi dari bengkelnya.
Ketika sedang mengobrol, makanannya pun datang. Mereka menikmati makanan tersebut dengan lahap, karena rasanya enak. Setelah itu, mereka pun ngobrol lagi sampai jam 3 sore. Sebelum pulang, Morgan dan lainnya diajak nanti malam ke tempat perkumpulan mobil-mobil. Mereka pun nanti akan dipinjamkan mobil hasil modifikasinya Bryan.
Setelah itu, mereka pun pulang untuk siap-siap pergi nanti malam. Mereka bergantian mandi, setelah itu makan malam dirumah terlebih dahulu. Setelah itu, mereka pun berangkat dengan membawa 6 mobil, yaitu BRZ, Supra, Civic, S2000, FT 86, dan Camry yang sudah dimodifikasi. Sebelum ke tempat kumpul tersebut, mereka pergi ke bengkel milik Bryan. Mereka pun berangkat beriringan. Mereka melakukan drift yang kebetulan sepi.
Sesampai di bengkel milik Bryan, Mereka pun diajak masuk ke bengkel tersebut. Ketika masuk ke bengkel tersebut, mereka kaget ada sekitar 7-10 mobil hasil modifikasi milik Bryan dan teman-temannya. Yang cewek-cewek pun diperbolehkan untuk memilih mobil untuk dipinjam ke tempat kumpul yang sebentar lagi mereka datangi. Mereka pun memilih mobil 2 Skyline GT-R, 2 Nissan Fairlady, dan 3 mobil BMW sport. Sedangkan Bryan menggunakan mobil Nissan Silvia. Setelah selesai memilih mobil, mereka pun segera berangkat, tetapi tiba-tiba Bryan pergi sebentar ke mobil Reina untuk memberi informasi untuk Skyline GT-R nya jangan terlalu cepat untuk pindah persneling, karena bisa mati mesin. Setelah itu, mereka pun masuk ke mobil masing-masing.
Mereka pun akhirnya berangkat ke tempat sana, Bryan memimpin jalannya. Ketika ditengah jalan, tiba-tiba Nicole dan Renata berbicara melalui HT yang ada di mobil tersebut. Mereka memberitahu bahwa mobilnya ini agak susah untuk mengatur setirnya. Ketika semua mengerti, akhirnya mereka berhenti sebentar di supermarket untuk tukar mobil. Nicole dan Renata bertukar dengan Morgan dan Daniel. Setelah tukar mobil, mereka pun langsung berangkat lagi ke tempat kumpul tersebut.
Sesampai disana, Mereka pun disambut oleh teman-temannya Bryan dan Sherlin. Tiba-tiba saat mereka sudah disambut, ada orang yang mengejek mereka bahwa ndak bisa ngedrift. Andre yang mengerti Bahasa Jepang langsung aja jalan ke arah orang tersebut dengan muka emosi. Ketika Morgan melihat Andre sedang saling dorong mendorong, mereka langsung melerai dan demi menjaga keamanan, mereka mengadakan balapan mobil sampai roof top.
Ketika orang itu setuju dan mereka baru tahu kalau orang itu adalah D.K, mereka tetap mengadakan, tetapi yang membuat semua cowok tersebut emosi adalah minta yang menjadi pembalapnya adalah perempuan. Demi menjaga ketenangan, Reina pun langsung melerai dan menyerahkan diri. D.K tersebut memberi sebuah tantangan, Jika dia menang, Reina menjadi miliknya. Ketika mendengar itu, Sean pun langsung mau memukulnya dan untuk dicegah oleh Morgan yang lebih berotot. Morgan membisikkannya, Jika kita menang, mobil miliknya semua akan diberikan ke Bryan. Setelah mendengar itu, Sean pun setuju dengan juga memberi tantangan jika Reina menang,seluruh mobil miliknya akan diambil. Orang itu pun juga setuju.
Setelah semua setuju, tanpa lama ditunggu. Mereka pun mengambil mobilnya. Reina pun dipinjamkan mobil yang tadi dipakai oleh Vika yaitu mobil Fairlady. Mereka pun siap-siap digaris start. Ketika hitungan 1, mereka langsung injak gas. Ketika itu, orang yang disebut D.K langsung dibalap dan Reina langsung membalapnya, Ketika ada belokan Reina langsung melakukan drift dengan belokan yang sangat rentan akan terjadinya lecet pada mobilnya. Semua penonton langsung segera naik ke atas untuk melihat digaris finish.
Ketika dekat dengan belokan untuk jalur ke roof top, Reina langsung melakukan drift secara perlahan-lahan dan D.K tersebut kalah lumayan jauh. Reina pun akhirnya keluar dari lajur berkelok dan dia langsung ke tempat finish dan ketika sampai di garis finish, dia melakukan drift around beberapa kali. Dia pun bahagia dapat melawan D.K. tersebut.
Sebagai perjanjiannya, mobil milik D.K. tersebut, akan menjadi mobil milik Bryan. D.K tersebut memberikannya dan dia pun berkenalan bahwa namanya adalah Chris. Dia pun juga senang dapat bertemu dengan teman yang jago drift juga. Dia ingin lebih banyak belajar lagi tentang cara driftnya yang lebih bagus lagi.
Setelah selesai itu, Morgan dan lainnya pun pulang, karena jam sudah menunjukan pukul 11 malam. Mereka pulang terlebih dahulu termasuk Bryan, karena jarak perjalanannya ke rumah Sherlin adalah 1 jam. Sedangkan mereka mau mengembalikan mobilnya Bryan terlebih dahulu di bengkelnya.
Mereka langsung pulang ke bengkel terlebih dahulu untuk menaruh mobilnya dan setelah itu langsung pulang. Ketika diperjalanan, Renata dan Reina pun tertidur karena terlalu seru tadi saat melihat balapan dan menjadi pembalapnya. Mereka pun sampai mengorok dan Sean dengan iseng merekamnya sambil tertawa kecil.
Ketika sampai dirumah, mereka pun dibangunkan karena sudah sampai dirumah. Mereka pun turun dengan keadaan sempoyongan karena mengantuk. Mereka langsung masuk kamar, sedangkan yang cowok-cowok pada masih ngobrol. Mereka pun ngobrol hanya sebentar, kemudian juga tidur.
Besok pagi mereka jam 7 sudah pada bangun semua, mereka yang cowok-cowok pada mengecek mobil milik Sherlin yang ternyata 9 mobil, 3 mobil miliknya dan sisanya milik koko dan cecenya yang sekarang sedang pergi bareng papa dan mamanya. Mobil milik Sherlin adalah Honda S2000, Honda Civic limited edition dan Toyota Supra, mereka mencuci dan mengecek oli serta lainnya agar bagus performanya. Sedangkan yang cewek-cewek pada lagi memasak dan membersihkan rumah, beberapa cowok pun juga membantunya. Mereka pun selesai mengerjakan kurang lebih 2 jam sudah selesai semua.
Setelah selesai semua, mereka pun mandi bergantian. Setelah itu, mereka siap-siap untuk pergi ke resto untuk ketemuan dengan Chris. Mereka pun berangkat menggunakan 3 mobil milik Sherlin. Yang menyetir adalah Morgan, Andre dan Jason. Mereka menyetir dengan santai. Karena cuaca cerah, mereka membuka atap mobilnya. Mereka pun dimobil nyanyi bersama-sama.
30 menit kemudian…….
Mereka pun sampai direstoran milik Bryan. Mereka ngobrol terlebih dahulu sambil menunggu Chris datang. Mereka pun mengobrol selama 15 menit dan kemudian Chris pun datang dengan seorang cewek merupakan pacarnya. Mereka pun berkenalan dan mereka mengetahui namanya adalah Aika, muka dia sangat menjelaskan orang Jepang asli. Ternyata Aika pintar dalam Bahasa Indonesianya, dia mengerti apa yang diomongkan. Mereka mulai membahas macam-macam dan mereka juga membahas tentang mobil-mobil. Ternyata dia suka otomotif, tetapi dia lebih ke design mobil.
Tidak terasa makanan pun datang, mereka semua pun makan. Setelah makan, mereka mau mengajarkan Chris dan Aika untuk melakukan drift secara jarak antara tembok dan lainnya juga. Mereka latihan di dekat dermaga kapal.
Saat awal mulai latihan, Reina dan Morgan memberi contoh dengan cara mereka duduk sebagai penumpang. Mereka mengikuti beberapa kali putaran. Setelah melihat, mereka disuruh melakukan secara perlahan-lahan dengan dibarengi terlebih dahulu, Setelah beberapa kali melakukan baru di lepas dengan melakukan sendiri. Setelah itu, Morgan mencoba tanding dengan Chris untuk mengetes hasil latihan tadi, begitu juga dengan Aika mencoba tanding dengan Reina.
Hasil dari latihan tadi, mereka memiliki kemajuan yang pesat. Setelah selesai itu, mereka diajak ke rumahnya Sherlin dulu. Mereka pada mandi dulu semua, setelah itu makan malam bareng dulu. Setelah selesai makan, mereka pergi ke tempat kemarin.