Sebulan kemudian……
Tidak terasa bulan ini sudah Bulan Juni yang dimana saatnya menjalan masa UAS selama 2 minggu kurang lebih. Mereka pun belajar dengan serius untuk mencapai nilai yang bagus.
Besok adalah hari terakhir UAS. Pagi hari Morgan dan Nicole pun bangun jam 5 dan siap-siap untuk berangkat sekolah. Mereka pun berangkat pukul 6 pagi, Mereka naik mobil Jeep, mereka juga jemput Renata.
Sesampai dirumahnya, Morgan pun langsung jemput terus pamit berangkat agar tidak telat. Setelah itu, mereka langsung berangkat ke sekolah, karena mulai ujiannya lebih awal.
Sesampai di sekolah, Mereka pun belajar lagi sambil menunggu bel berbunyi. Ketika bel berbunyi, mereka langsung siap-siap untuk mulai ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia. Mereka pun mengerjakan dengan serius dan teliti, mereka juga membaca soalnya secara berulang-ulang.
Akhirnya jam menunjukan pukul 9 pagi yang artinya jam UAS pertama sudah selesai. Mereka pun diberi waktu untuk istirahat selama 20 menit. Mereka pun belajar untuk persiapan UAS selanjutnya yaitu pelajaran Seni Budaya. Saat bel berbunyi, mereka pun siap-siap untuk mengerjakannya. Mereka mengerjakannya dengan serius dan teliti. Sampai akhirnya bel pulang berbunyi dan mereka semua bersorak-sorai. Mereka semua mengumpulkan dan langsung pulang.
Morgan pun menunggu Renata sampai keluar kelas. Ketika Renata sudah keluar kelas, Morgan pun melambaikan tangan dan Renata langsung ke arahnya. Mereka pun siap-siap pulang termasuk Nicole. Mereka pun pamit dengan yang lainnya juga.
Morgan langsung mengantar Renata pulang kerumahnya. Morgan pun turun sebentar untuk bertemu dengan orang tuanya Renata. Setelah itu Morgan pun pulang ke rumah dengan Nicole.
Tiba-tiba ditengah perjalanan, Morgan ditelepon oleh saudara sepupunya Venesia. Venesia memberitahu bahwa pada tanggal 18 Juni nanti dia, Derren, Daniel dan beberapa temannya datang untuk merayakan ulang tahun Renata. Selain itu, Venesia juga memberi tahu bahwa nanti tanggal 17 Juni saudara kembarnya Renata datang. Venesia memberi pesan kepada Morgan untuk menjemputnya di Bandara dan suruh menginap di rumahnya dulu, karena ini mau dijadikan sebuah kejutan ulang tahun untuk Renata. Setelah itu, Venesia pun menutup teleponnya. Morgan pun juga memberi pesan kepada Nicole untuk tidak memberitahu ke Renata kalau saudara kembarnya akan datang sebagai kejutannya.
Tidak terasa akhirnya sampai dirumah juga, Morgan pun parkir mobilnya dan setelah itu segera turun. Morgan ingin memberi kabar gembira ke orang tuanya bahwa sepupunya akan datang dan juga saudara kembarnya Renata akan datang juga dan menginap disini untuk sebagai kejutan waktu ulang tahunnya Renata. Papa dan Mamanya Morgan pun setuju. Morgan pun mengatur strategi agar nanti pada tanggal 17 Juni dia tidak ketemu dengan Renata dulu. Morgan pun juga berencana akan memberi sebuah hadiah kepada Renata yaitu mobil salah satu miliknya yang masih bagus dan baru. Morgan pun mempersiapkan adegan kejutan untuk nanti di hari Sweet 17 nya Renata dan Reina.
Tidak terasa hari ini sudah tanggal 17 Juni. Pagi itu, Morgan bangun jam 6, dia pun siap-siap untuk menjemput Reina di bandara jam 10 pagi. Morgan pun mengajak Nicole untuk menjemputnya, agar tidak canggung Reinanya. Morgan dan Nicole pun jam 09.30 pagi siap-siap berangkat. Mereka berangkat naik mobil Lamborghini Urus.
45 menit kemudian…..
Ketika sudah sampai di Bandara, Morgan menelepon Venesia lagi untuk menanyakan naik pesawat apa. Morgan pun diberitahu dan Morgan juga mendapatkan foto Reina sebelum berangkat agar tahu baju yang dipakai olehnya. Setelah melihat dijadwal pesawat, ternyata Reina sudah mendarat.
Untuk menunggu Reina tidak lama dan mudah untuk diketahui orangnya. Ketika melihat Reina, Morgan terkagum-kagum dari wajahnya yang cantik mirip dengan Renata. Dia pun menyapanya dan mereka juga menyapa balik. Mereka langsung mengajak ke mobilnya, barang-barangnya pun dibantu bawa oleh Morgan ke mobil. Setelah menaruh barang di mobil. Mereka pun langsung berangkat.
Ketika dimobil mereka pun saling mengobrol dan membahas tentang Morgan bisa menjadi pacarnya Renata yang merupakan kakak kembarnya. Ketika selesai membahas itu, Morgan tanya siapa duluan yang lahir, Reina pun memberitahu bahwa Renata dulu hanya beda 5 menit saja. Setelah selesai mengobrol itu, Morgan pun menunjukan rumahnya Renata. Ketika mendekati rumahnya, Morgan pun mencoba untuk menelepon Ko Hans untuk menanyakan Renata ada dirumah tidak dan kebetulan Renata barusan pergi dengan teman-temannya. Morgan pun langsung memberitahu kalau dia sedang didepan rumahnya. Morgan pun diajak masuk.
Ketika Morgan dan Nicole turun, Reina pun juga turun. Tiba-tiba papanya Renata dan Reina pun terkejut bisa bertemu dengan anaknya lagi yang waktu itu dititipkan ke kakak iparnya yang sudah lama tidak punya anak akhirnya punya dan baru 2 bulan lalu lahir. Papanya Reina dan Renata pun memeluk Reina, papanya pun memanggil mamanya dan juga kakak-kakaknya. Yang menjadi perhatian Morgan adalah kecantikannya dan dia baru tahu bahwa Reina adalah seorang model di negara yang dia tinggal. Mereka pun mengobrol membahas selama tinggal di Amerika. Dia pun cerita selama disana sampai jam 3 sore. Setelah itu, mereka pun pulang karena takut nanti kejutannya untuk Renata terbuang sia-sia. Mereka juga sudah janjian untuk mengadakan pesta sweet 17 th di hotel. Reina pun setuju untuk hadiahnya nanti untuk Renata adalah mendapatkan suratnya masuk audisi modelling. Reina pun nanti akan datang terlebih dahulu dengan Reina, setelah itu Renata baru datang. Untuk hadiah mobilnya datang 5 menit setelah Renata masuk ke ruangan pesta. Untuk orang yang make up Reina adalah Ce Lovi.
Setelah sampai dirumah Morgan, Reina pun diberi sambut oleh orang tua Morgan dan Nicole. Reina pun tidur bareng Nicole karena Nicole kepingin ada teman ngobrol saat malam hari. Mereka juga memainkan alat music dengan seru, tapi sebelum itu mereka mandi dulu dan makan malam dulu baru memainkan alat music. Setelah itu, mereka mengobrol tentang banyak hal sampai pukul 11 malam. Kemudian Morgan dan lainnya masuk kamar tidur.
Besok mereka bangun jam 6, terus jalan pagi. Setelah itu, Nicole memilihkan baju untuk Reina yang kebetulan lebar badan dan tingginya sama jadi mudah untuk disesuaikan dengan modelnya. Setelah ketemu desain yang sesuai, mereka pun mandi dulu Morgan juga. Setelah itu, Morgan, Renata, Reina, Ce Lovi dan adiknya pun ke salon untuk pijet dan membeli beberapa barang make up untuk pesta nanti malam. Mereka pun mengobrol sampai akhirnya selesai pukul 3 sore dan mereka langsung pulang.
Sesampai dirumah, Mereka pun langsung mandi secara bergantian dan setelah itu, yang cewek-cewek bergantian di dandan oleh Ce Lovi yang ternyata pintar dalam memake up orang. Mereka make up selama kurang lebih 1 jam dan Morgan juga kebetulan sudah siap. Sebelum berangkat, tiba-tiba Daniel, Derren, Venesia dan beberapa temannya datang dan siap untuk berangkat ke pesta tersebut. Mereka berangkat belakangan. Morgan dan Reina pun berangkat duluan dengan naik mobil Lamborghini Aventador milik papanya.
Tepat pukul 6 sore, mereka pun sampai di hotel tersebut dan langsung siap-siap untuk memberikan kejutan. Sekitar 15 menit kemudian, Morgan mendapatkan sebuah sms dari Nicole bahwa Renata sekarang sudah dekat dengan hotelnya. Morgan pun langsung menyuruh Reina untuk sembunyi disebuah kardus yang besar dan cukup untuk Reina. Kardus tersebut disembunyikan terlebih dahulu.
Ketika Renata datang, dia pun senang sekali karena telah dibuatkan pesta di ulang tahunnya yang ke 17 tahun. Beberapa menit kemudian, yang pun datang. Karena semua sudah datang, langsung saja dimulai. Awal dimulai dengan memberi sepatah dua kata dari Renata. Setelah itu, dilanjut dengan doa oleh papanya Renata. Selanjutnya memulai untuk menyanyikan lagu Happy Birthday. Setelah itu, melakukan pemotongan kue untuk orang tua, pacar dan juga sahabat. Tiba-tiba Morgan maju ke panggung untuk mengomongkan sesuatu. Tiba-tiba Andre, Jason, Joshua, Morgan dan Sean membawa sebuah kardus yang dibungkus kertas kado dengan pita yang cantik. Renata pun disuruh buka.
Ketika pita terakhir ditarik, Reina pun muncul secara tiba-tiba dari dalam kardus tersebut dan Renata pun terkejut sekaligus terharu dan Bahagia karena dapat bertemu dengan saudara kembarnya yang selama ini telah terpisah jauh.
Setelah selesai acara tersebut, mereka pun lanjut makan malam sambil mengobrol. Mereka pun membahas berbagai macam dari SMP sampai SMA dan mereka juga membahas tentang pacar masing-masing. Reina tertawa ketika mengetahui kalau yang awal mengajak pacaran adalah Renata sendiri dan itu awal dari membohongi salah satu mantan Renata yang waktu itu menyebabkan Renata harus menjalankan operasi di kepalanya.
Setelah selesai makan semua, mereka pun menutup acara dengan mengucapkan terima kasih. Ketika itu juga setelah Renata selesai berbicara, tiba-tiba Morgan naik ke atas panggung dan memberitahu ke Renata bahwa masih ada 1 hadiah lagi tapi diluar. Karena sudah acara, maka semua pun ikut keluar sekalian nanti pulang.
Ketika Renata keluar dari pintu hotel, tiba-tiba ada mobil yang berhenti di depannya persis. Mobil tersebut adalah Honda Civic limited edition. Renata terkejut, tetapi yang membuat dia terkejut adalah mobil tersebut ada pita, plat nomornya yang belakang sesuai dengan singkatan namanya yaitu RM dan tengahnya sesuai dengan tanggal dan bulan ulang tahunnya. Dia pun sangat Bahagia sekali sekaligus terharu, karena telah diberi sebuah kejutan yang tidak akan dilupakan olehnya pada hari ulang tahunnya yang 17 tahun. Untuk mengingat itu, Renata meminta foto bareng dengan Morgan dan juga Reina sama Nicole, yang akan menjadi calon adik iparnya.
Setelah itu, Renata mencoba menyetir mobilnya sambil ditemani oleh Morgan sekalian pulang kerumahnya. Mobil tersebut diikuti juga oleh Nicole dan Reina naik mobil Lamborghininya. Mereka pun kumpul kerumah Renata dan Reina terlebih dahulu.
Sesampai dirumah, Reina pun juga memberi sebuah hadiah surat tanda terima sebagai modelling. Renata pun tambah semakin Bahagia, karena memiliki pacar, teman dan juga saudara yang baik hati. Setelah itu, Morgan dan Nicole pun ijin pulang soalnya sudah jam 11 malam.
Sesampai dirumah, Morgan dan Nicole pun langsung masuk kamar karena sudah capek dari acara tadi, tetapi capek karena bahagia lihat Renata senang sekali.