Setidaknya Aku ingin berterimakasih atas apa yang sudah kamu lakukan hari ini. —Safina Afriza Hanifa— •||• Safina mengerjapkan matanya ketika satu cahaya masuk melalui kaca jendela yang gordennya terbuka sedikit. Ia menyipitkan mata, berusaha menyesuaikan kondisi matanya dengan cahaya itu. Kepalanya tertoleh ke samping dan senyumnya mengembang tatkala ia menemukan Revan tidur disampingnya. Memeluknya dengan lembut dan sarat akan kasih sayang. Lagi, Fina tersenyum malu. Tangannya berusaha menggapai wajah Revan dan mengusapnya. Tangannya bergerak ke arah kening Revan yang tidak terlalu lebar, lalu turun lagi ke hidungnya yang mancung, turun lagi ke bibirnya yang tidak tipis tidak tebal, namun merah di sana. Satu hal yang Safina banggakan pada Revan, bibir pria itu sama sekali ti

