BAGIAN 23

1012 Kata

Jika saja aku tahu bahwa obat dari sakitnya pengkhianatan tidak ada Maka aku pastikan Aku tidak akan pernah berkhianat sekalipun aku tidak mencintai pasanganku. —Revan Ramandha Arsyad— Happy reading! •||• Sore harinya, Revan bersama dengan Safina sampai di Jakarta pukul 15.50 WIB. Safina akhirnya menyetujui ajakan Revan untuk kembali ke Jakarta karena pria itu bilang, ia tidak akan tenang jika terus-terusan berada di sana. Revan juga mengaku bahwa dirinya hancur ketika mengetahui perselingkuhan istrinya dengan sahabatnya sendiri. Revan mengakui itu dengan air mata mengucur deras ke pipinya. Yang bisa Safina lakukan saat itu adalah, memeluk Revan dan menenangkannya. Kendati hatinya sakit karena mengetahui bahwa Revan masih mencintai Hasna sebegitu dalamnya. "Ayo turun, Mas." aj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN