Bonus

3606 Kata

"Mau kemana? Jangan ikut. Nanti kau rewel." Marcuss Dion kembali berdecak untuk kesekian kalinya pagi ini. Setelah acara sarapan mereka terlewati tanpa kehadiran sang ibu yang masih sibuk di kamar, dan kembali berdebat kecil bersama adik tercinta yang keras kepalanya mengalahkan Marcuss Damien, ayahnya. "Kenapa tidak boleh? Ada Kakak Dion yang akan menjagaku, kan?" Dion menghela napas. Dia bisa saja berguling di lantai sekarang. Dan merengek pada ibunya untuk kembali memasukkan Marcuss Sera ke dalam perut. Karena demi gambar naga Lawson, Marcuss Sera jauh lebih membuat Dion naik darah ketimbang Himawari, adik Souma yang super tenang dan pengertian. "Tidak. Tetap di rumah. Ajak saja Papa bermain barbie," gerutu Dion. "Tidak mau!" Bocah berusia tujuh tahun itu balas menggeleng. Bersidek

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN