"Kita harus bergerak cepat, Nyonya," ucap orang itu mengikuti langkah Megan, coba mencegah dirinya agar tidak pergi ke kota Paris, karena pernikahan Devan dengan Vania yang akan diselenggarakan di Jakarta semakin dekat. Tidak ada yang bisa mencegah kepergian seorang Megan menuju kesuksesannya sekalipun itu menyangkut kisah percintaannya dengan Devan, mantan suami yang masih ia kejar demi harta kekayaan. Dia terus berjalan tanpa memperdulikan permintaan orang itu. "Nggak bisa, gue harus pergi." Menolak tanpa pertimbangan. "Lalu bagaimana dengan mantan suami anda?" "Saya bisa urus masalah itu nanti. Bukan begitu, Leo?" ucap Megan sambil melirik ke arah Leo yang saat ini sedang ia gandeng tangannya. Terus berjalan, melewati pintu utama hotel, orang itu terus mengikuti langkah Megan dari b

