King histeris dan mengamuk di hadapan Nilam, King membuang semua barang-barang yang ada di depannya, membantingnya bahkan melemparnya ke kaca, hingga kaca tersebut pecah dan meninggalkan pecahan di sekitarnya. Nilam takut sekali pada sikap suaminya saat ini, namun ia tidak bisa kemana-mana. “Mas, kamu tenang dulu,” lirih Nilam. “Apa? Tenang? Kamu menyuruh saya tenang? Semua ini terjadi karena kehadiranmu. Kamu yang telah menghancurkan pernikahan saya dan Eren, dan kamu menjadi penyebab satu-satunya Eren meninggal.” “Mas, saya tidak pernah menghancurkan pernikahan kamu dengan Mbak Eren, dan Mbak Eren meninggal itu penyebabnya bukan saya, Mas. Bahkan sampai Mbak Eren meninggal, Mbak Eren tetap istrimu.” Nilam menjelaskan. King menatap tajam ke arah Nilam, tatapan King seperti akan memb

