Sesampainya di rumah Candra, hujan masih membasahi jalanan. "Nggak mampir dulu, Nad. Makasih, ya," ujar Candra. "Aku langsung pulang dulu, Can. Duluan, ya," jawab Nadin. Candra pun segera turun dan berlari menuju depan rumahnya. "Hati-hati, ya!" teriak Candra. Nadin membuka sedikit kaca mobilnya, lalu ia melambaikan tangan ke arahnya. Kemudian dia memutar balik mobilnya menuju untuk pulang. Dia kembali menerobos lebatnya hujan sore ini. Saat itu juga, terdengar dering ponsel di dalam tasnya. Nadin mencoba meraih ponsel itu, tanpa melihat nama yang tertulis di sana. "Halo," ujar Nadin. "Sudah sampai belum? Semakin lebat nih, hujannya. Kamu di mana?" terdengar suara laki-laki yang tak asing di telinganya. Nadin menyempatkan untuk melihat nomor yang ada di layar ponsel itu. "Lagi di j

