Nadin semakin akrab dengan keluarga Boby berkat Clarissa karena saling mengenal. Nadin sosok seorang yang asik, dia gampang untuk menyesuaikan lingkungannya. Mamanya Boby pun terkesima melihat dia yang anggun dan sopan. Boby, yang saat ini melihat Nadin mengajari Clarissa hanya sanggup tersenyum. Setelah sekian lama, dia baru kali ini melihat senyum dan tawa kedua wanita yang berharga dalam hidupnya. 'Nadin, kau bak peri yang membawa kebahagiaan untuk mereka. Kau teman yang baik untuk mendengarkan, kau teman yang baik untuk mencairkan suasana. Maaf, jika aku semakin kagum akan dirimu.' Mamanya Boby yang melihat tatapan anaknya semakin lekat terhadap Nadin, memilih untuk menghampirinya. "Hayo, lihatin apa?" tanya mamanya Boby, yang membuat lamunannya buyar. "Eh, Mama. Nggak lihatin Clar

