Bab 68

1600 Kata

"Bisa-bisanya kau bilang seperti itu! Kau yang selama berpura-pura, jangan kau putar balikan fakta, Candra!" Sisil marah-marah. Dia sampai berdiri hendak menghampiri Candra, tetapi Bu Dian mencoba mencegahnya dengan memegangi Sisil dengan kuat. "Sisil, jangan, Sayang." Bu Dian menenangkannya. Candra bukannya merasa bersalah, malah dia menyeringai seolah-olah tak terjadi apa-apa. "Kalian bisa tenang atau tidak? Saya di sini memanggil kalian bukan untuk berkelahi ataupun adu mulut. Saya hanya ingin kejelasan anak-anak dan solusi apa yang pantas diberikan ke mereka," sahut kepala sekolah. Mereka pun duduk di tempat masing-masing. Bu Dian sengaja duduk di dekat Sisil sebab tak ingin dia ikut mendapatkan masalah di perkara ini. "Jadi bagaimana, Pak, Bu?" tanya kepala sekolah lagi, minta per

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN