CHAPTER #48 EMPAT PULUH DELAPAN Jam 7 malam Rostina mendengar ketukan pada pagar halaman rumahnya. Rostina membuka pintu rumahnya dan melihat Aditya sedang berdiri diluar pagar halaman rumahnya. “Ada apa, Dit?” Teriak Rostina dari pintu rumah. Nio yang mendengar teriakan Rostina bangun dari tempat ridurnya. Sambil menggendong Hans, Nio keluar mendekati Rostina dan menyerahkan Hans kepadanya. Nio keluar dari rumah menuju pagar dan membukanya. “Masuk, Dit.” Ajak Nio. Aditya masuk dan menyalami Nio. Kemudian Nio membimbingnya menuju kursi teras rumahnya. “Ngapain dibawa masuk, mas?” Rostina melotot. “Jangan begitu, Sayang. Coba lihat wajahnya, Adit.” Kata Nio menunjuk wajahnya Aditya y

