CHAPTER #40 EMPAT PULUH Empat hari setelah lahir anaknya Rostina sudah pulang dari rumah sakit bersalinnya kerumahnya yang baru. “Hallo!” “Hey Mah!” Seru Rostina dari kursi tamunya. “Apa kabar?” “Baik, Ros. Kamu sudah pulang dari rumah sakit?” “Sudah, Mah. Tadi pagi jam 10 an. Mamah dimana? Di airport?” Alise tertawa. “Dirumah lah. Baru saja datang, pulang kantor. Gimana cucu Mamah? Sehat dia?” “Ada tuh, sama Papah dan mas Nio lagi dicandain terus. Ihh, sampai pusing saya, Mah. Mereka itu kayak yang baru saja melihat bayi. Sebentar-sebentar balik ke ranjang. Cium anaknya, balik lagi. Ntar nyusul kakeknya. Gitu saja setiap saat, ampun deh Mah.” Ujar Rostina tidak berhenti bicara.

