Chapter #42 - EMPAT PULUH DUA

2426 Kata

 CHAPTER #42 EMPAT PULUH DUA               Tidak terlalu lama Nio dan Tio menunggu makanan yang sudah dipesannya.             Saat mereka sedang enak-enak makan, Dinar sudah berdiri disebelah Nio.             “Kok, nggak ngajak makan saya, sih Nio?” Tangannya memegang pundak Nio. Tio yang melihat sikap Dinar seperti itu langsung cemberut. Mukanya menjadi terlihat asam.             “Ehh, bu Dinar. Iya bu, soalnya tadi kan bu Dinar masih seminar dan perut saya lapar banget. Makanya Tio membantu saya menyiapkan makanan ini.” Jawab Nio dan hanya melihat Dinar, tidak berdiri.             “Boleh saya ikut duduk disini?”             “Silahkan bu, tidak ada yang melarang.” Jawab Nio, biasa saja.             Dinar lalu duduk disebelah Nio. Tio yang ada didepan Nio menjadi tidak enak melih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN